Anies Bakal Resmikan Jalan Layang Rawapanjang dan Cipendawa di Bekasi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Akses dua jalan layang atau flyover menuju Bantargebang telah rampung dikerjakan yang berada tepat di Simpang Rawapanjang dan Simpang Cipendawa di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bekasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan bakal meresmikan dua jalan layang di Bekasi yang dibiayai dana kompensasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang tersebut, Besok, Jumat, (31/1/2020).

Muat Lebih

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kedua flyover itu saat ini telah rampung sepenuhnya dan sudah siap dibuka untuk umum.

Pihaknya berharap, peresmian kedua flyover yang selanjutnya disebut Flyover Rawapanjang dan Flyover Cipendawa itu bisa dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Sebetulnya tinggal menunggu saja karena secara beton sudah oke kan, kita harap pak Gubernur yang hadir untuk kemudian meresmikan karena itu kan bantuan dari DKI Jakarta,” kata Tri di kantornya, Rabu, (29/1/2020).

Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Jalan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Idi Susanto menyatakan bahwa gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bisa hadir dalam peresmian jembatan tersebut.

“Sudah ada konfirmasi akan hadir Jumat pagi,” kata Idi, Senin, (27/1/2020).

Ada dua proyek jalan layang yang dibiayai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keduanya Jalan layang Rawapanjang dan Cipendawa. Dana yang dihabiskan untuk proyek ini mencapai Rp 660 miliar yang diberikan dalam dua tahap. Adapun pembangunan dimulai pada 2017 silam.

“Konstruksi sudah rampung 100 persen sejak akhir tahun lalu, masing-masing panjangnya sekitar 800 meter,” kata Idi.

Keberadaan flyover diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di simpang Cipendawa. Selain itu, flyover Cipendawa juga merupakan akses untuk kendaraan truk sampah menuju TPST Bantar Gebang.

Sedangkan untuk flyover Rawapanjang membentang dari Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju Jalan Raya Siliwangi, kendaraan dari arah Gerbang Tol Bekasi Barat atau Pekayon menuju Bantargebang nantinya tidak perlu lagi menumpuk di simpang Rawapanjang.

Proyek ini didanai oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai kompensasi adanya TPST Bantargebang melalui dana kemitraan. Kompensasi dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama dua pemerintah antara Kota Bekasi dan DKI Jakarta. Ada dua macam, kompensasi yaitu wajib dan sukarela.

Kompensasi wajib berupa kewajiban DKI Jakarta terhadap hak warga dan lingkungan di sekitaran TPST Bantargebang, mulai dari bantuan langsung tunai, pemulihan kondisi lingkungan terdampak, infrastruktur, kesehatan, dan lainnya. Sedangkan, kompensasi sukarela berupa dana kemitraan untuk infrastruktur di luar kawasan Bantargebang seperti jembatan layang atau fly over. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *