Antisipasi Mudik Lebaran 2021, Kemenhub Koordinasi Dengan Satgas Covid-19

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kementerian Perhubungan segera mengkoordinasikan langkah antisipasi Mudik Lebaran Tahun 2021 dengan Satgas Covid-19. Hal ini perlu dilakukan dalam rangka mencegah dan memutus penyebaran covid-19 yang masih melanda Indonesia.

“Kemenhub tidak bisa melarang atau mengijinkan mudik, karena harus dikoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait dan Satgas Covid 19, yang nanti akan memberikan arahannya,” kata Menhub Budi Karya Sumadi, kemarin.

Muat Lebih

Menhub mengatakan, dalam rangka mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pada masa mudik lebaran tahun ini, akan menerapkan protokol kesehatan dan tracing secara ketat kepada masyarakat yang bepergian.

Menhub menjelaskan, tengah mengkonsultasikan dengan pihak-pihak terkait untuk memperketat syarat perjalanan, yaitu dengan mempersingkat masa berlaku alat skrining (penyaringan) covid 19 seperti : GeNose, Rapid Test, atau PCR Test. Penerapan protokol kesehatan lainnya yang juga akan diperketat seperti : memakai masker, melaksanakan jaga jarak, melakukan disinfektasi prasarana/sarana, pemberlakuan pembatasan penumpang dan pengaturan jadwal layanan.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, telah bekerja sama dengan media nasional untuk melakukan survey nasional tentang potensi pemudik pada masa Lebaran Tahun 2021 yang akan menjadi rekomendasi pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan, selain harus melakukan koordinasi lintas sektor, Kemenhub juga harus rutin melakukan cek moda transporrasi massal serta sarana transportasinya.

“Selain masalah kordinasi lintas sektoral dan persiapan rutin kendaraan darat, pemeriksaan kelaikan sarana transportasi laut, kereta api, dan udara, Komisi V DPR RI juga mencatat beberapa hal yang perlu dicermati antara lain peningkatan aspek keselamatan, keamanan, kelancaran, dan kualitas pelayanan transportasi darat, laut, udara, dan kereta api untuk meminimalisir kecelakaan transportasi,” ujar Lasarus.

Ditambahkan legislator F-PDI Perjuangan itu, yang harus juga diperhatikan Kemenhub jelang arus mudik adalah perencanaan dan pembangunan yang mengedepankan konektivitas transportasi nasional dalam mendukung sistem logistik yang terintegrasi dengan jaringan transportasi darat, laut, dan udara.

Keluhan para penumpang masih terlalu banyak ditemukan, baik di terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan, dan bandara saat mengakses moda transporrasi mudik. Umumnya, lanjut Lasarus, pelayanan bagi para penumpang yang tidak maksimal. Kemenhub harus memperbanyak informasi dan edukasi pada semua simpul transportasi massal. [ind]

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *