Awas! Banyak Pinjaman Online Ilegal Manfaatkan Pandemi Corona, Berikut Daftarnya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Tak bisa dipungkiri disaat pandemi corona in banyak orang butuh dana tunai untuk hanya sekedar bisa menyambung hidup. Tak jarang pula beberapa orang memanfaatkan pinjaman online (pinjol) karena kemudahan prosesnya.

Namun, perlu diperhatikan agar berhati-hati dalam memilih layanan penyedia pinjol itu, karena baru-baru ini Satgas Waspada Investasi merilis fintech peer-to-peer atau P2P lending illegal. Dari 81 entitas fintech ilegal yang diamankan Satgas Waspada Investasi saat ini, sebagian berasal tidak diketahui lokasi server-nya.

Muat Lebih

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan penawaran pinjaman fintech lending tak berizin sangat merugikan bagi masyarakat, karena selain mengenakan bunga yang sangat tinggi dan jangka waktu pendek, mereka juga meminta akses semua data kontak di handphone.

“Ini sangat berbahaya, karena data ini bisa disebarkan dan digunakan untuk alat mengintimidasi saat penagihan,” kata Tongam dalam keterangan pers, Kamis (30/4/2020).

Satgas Waspada investasi pun meminta masyarakat berhati-hati terhadap banyaknya penawaran pinjaman dari fintech lending tidak berizin serta penawaran.

“Saat ini masih marak penawaran fintech lending ilegal yang sengaja memanfaatkan kesulitan keuangan sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sasaran mereka adalah masyarakat yang membutuhkan uang cepat untuk memenuhi kebutuhan pokok atau konsumtif,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing.

Dia pun meminta masyarakat yang memanfaatkan pinjaman online agar menggunakan dananya untuk kepentingan produktif dan bertanggungjawab. Masyarakat pun dihimbau untuk mengembalikan pinjaman tersebut sesuai waktu perjanjian.

Berikut daftar fintech lending ilegal yang ditutup Satgas Waspada Investasi:

Hal 1 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 2 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 3 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 4 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 5 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 6 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 7 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 8 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Hal 9 Daftar Fintech Peer-to-Peer Lending Tidak Terdaftar atau Berizin dari OJK

Masyarakat perlu memastikan pihak yang menawarkan pinjaman fintech lending memiliki izin dari OJK sesuai kegiatan usaha yang dijalankannya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *