Bansos Ditolak, Begini Kata Dinas Sosial Kota Tangsel

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Wahyunoto Lukman tidak mempermasalahkan ada pengurus lingkungan yang menolak bantuan sosial atau bansos darurat Covid-19.

“Kalau ada yang menolak bansos artinya memang yang bersangkutan masih mampu dan dialihkan kepada yang lebih membutuhkan, lebih layak dan pantas dibantu,” ungkap Wahyunoto.

Muat Lebih

Menurutnya, penerima bantuan sosial ditujukan bagi keluarga miskin atau rentan lainya dengan kriteria tidak punya sumber mata pencaharian tetap dan atau penghasilan gaji pokok tetap, di luar yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Wahyunoto mengatakan saat ini proses penyaluran bansos sedang dalam tahap pendataan di Kelurahan. Menurutnya, bansos yang diberikan dalam bentuk nontunai yang nantinya dapat dibelanjakan bahan makanan.

”Bansos dalam bentuk uang non tunai ditransfer sebesar Rp300 ribu per KK,” ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya warga miskin yang terdaftar dalam DTKS sebanyak 36.162 KK telah mendapatkan bantuan sosial.

Bantuan sosial pangan sembako yang selama ini sudah berjalan 13.453 KK, ditambah program keluarga harapan bagi yang punya anak sekolah, anak usia dini, ibu hamil serta lansia.

“Sisa keluarga miskin dalam DTKS 22.258 KK akan mndapat paket sembako dari Kemensos dikirim langsung ke alamat rumah masing-masing oleh vendor jasa pengiriman,” tambahnya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *