Cegah Virus Corona, Citilink Hentikan Sementara Rute China

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang sedang mewabah di China, maskapai penerbangan Citilink Indonesia melakukan pemberhentian sementara untuk penerbangan dari dan menuju China baik penerbangan reguler maupun penerbangan charter mulai dari tanggal 1 Februari 2020.

“Pemberhentian sementara ini dilakukan demi menjamin kesehatan masyarakat Indonesia serta untuk memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (04/02/2020).

Muat Lebih

Citilink Indonesia memiliki satu penerbangan reguler rute Denpasar-Kunming, serta lima penerbangan charter rute Manado-Guiyang, Padang-Kunming, Denpasar-Wenzhou, Denpasar-Guiyang dan Solo-Kunming.

Selain dihentikan sementara, penerbangan dari dan menuju Cina, Citilink Indonesia juga melakukan antisipasi lainnya dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan untuk pesawat yang sebelumnya terbang dari Cina. Hal ini dilakukan Citilink melalui kerjasamanya dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara setempat guna mengantisipasi adanya virus Corona yang tersebar.

“Citilink Indonesia akan terus memantau terkait situasi dan kondisi mengenai virus Corona yang sedang mewabah dan akan terus melakukan antisipasi penyebaran virus Corona. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan seluruh penumpang,” tambah Juliandra.

Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak dapat melakukan refund (pengembalian uang tiket), sesuai ketentuan yang berlaku, dengan menghubungi call center Citilink Indonesia di 0804-1-080808.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan bagi seluruh pendatang asal China daratan untuk memasuki Indonesia. Larangan tersebut diberlakukan seiring merebaknya wabah virus corona yang berasal dari Kota Wuhan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Pelarangan itu bersifat sementara. Dengan demikian, semua pendatang yang tiba dari daratan China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia.[asa]

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *