Dampak Covid-19, 8.698 Karyawan di Tangerang Dirumahkan dan Bisa Terus Bertambah

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Pandemi corona virus yang melanda Indonesia khususnya di Kabupaten Tangerang telah membuat beberapa perusahaan di kawasan ini melakukan efisiensi dengan merumahkan sejumlah karyawan dan bahkan PHK.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 10.389 orang dan pekerja yang dirumahkan sebanyak 8.698 orang. Sedangkan perusahaan yang tutup atau tidak beroperasi lagi sebanyak sembilan perusahaan.

Muat Lebih

Kadisnaker Kab. Tangerang Jarnaji mengatakan, angka PHK tersebut kemungkinan akan terus bertambah apabila situasi pandemi Covid 19 ini masih terus berkembang dan belum ada kepastian kapan akan berakhir.

“Kami berharap situasi ini akan segera membaik karena apabila situasi terus seperti ini maka kemungkinan jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang akan terus meningkat,” tandasnya.

Jarnaji menjelaskan, sektor industri yang terdampak akibat pandemi Covid-19 adalah sektor perdagangan/ritel, garmen, manufaktur, sepatu/alas kaki, perhotelan, hiburan, peleburan besi, furnitur, otomotif, dan industri keramik.

“Jumlah pengangguran di Kab. Tangerang sebelum pandemi sekitar 163.957 setelah pandemi Covid-19 saat ini dan prediksi akan terus bertambah, ini belum ditambah pekerja di sektor informal,” ucapnya.

Jarnaji menambahkan dalam masa pandemi Covid-19 ini Disnaker membentuk tim monitoring dampak pandemi Covid-19 dengan tugas mendata dan memfasilitasi konseling ketenagakerjaan kepada pengusaha dan serikat pekerja atau pekerjannya langsung. (Azh)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *