Dana Hibah Dicabut, Bamus Betawi Malah Apresiasi Anies

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – DPRD DKI Jakarta tidak memberi dana hibah sebesar Rp 6 Miliar yang seharusnya digelontorkan untuk Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dalam APBD 2020. Hal itu karena usulan anggarannya tidak dibahas dalam rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Tak diberi dana hibah dalam APBD DKI 2020, bukannya membuat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi marah. Bamus Betawi pimpinan Zaenuddin alias Haji Oding, malah memberi apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta.

Muat Lebih

“Justru saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Bapak Anies Baswedan sebagai Gubernur dan DPRD DKI Jakarta yang telah bersikap adil dengan tidak mengakomodir sementara dana hibah Bamus Betawi sebesar Rp 6 Miliar di 2020,” ungkap Haji Oding (24/12/2019)

Menurut Haji Oding, pihaknya harus berpikir positif ketika dana hiibah untuk Bamus Betawi tak masuk dalam APBD 2020, dimana Pemprov dan DPRD DKI sangat memahami apa yang terjadi di tubuh Bamus Betawi dengan adanya dualisme kepemimpinan.

“Semua tahu, Bahwa Bamus Betawi merupakan organisasi masyarakat adat Betawi sebagai putra asli daerah. Tentunya jika ada keberpihakan kepada salah satu merupakan sesuatu yg keliru dan melukai pihak lainnya,” terangnya.

“Jadi kebijakan tidak menganggarkan untuk sementara bantuan dana hibah merupakan kebijakan yg tepat sekaligus pembelajaran dan seleksi alamiah bagi kami putra-putra asli tanah Betawi untuk lebih mandiri di dalam menjawab tantangan masa depan,” sambung Haji Oding.

Diakui, Haji Oding, dirinya dan orang Betawi tidak ingin dualisme ini terjadi tetapi apa mau dikata karena sesuatu hal yang sangat prinsip dualisme ini tidak dapat dihindari.

“Biarlah sejarah yang akan mencatat dan menilai kebenarannya.Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas penghargaan ini. Dengan tidak diberikannya dan hibah, ini penghargaan untuk kami kaum Betawi,” pungkasnya.

Diketahui, terdapat dualisme kepengurusan Bamus Betawi. Pertama ada Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Dan kedua, ada Zainuddin alias Oding, keduanya saling mengklaim sebagai Ketua Bamus Betawi.

Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengklaim dirinya menjadi Ketua Bamus setelah melalui proses pemilihan di ajang Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Twin Plaza, September 2018 lalu.

Sementara ada Mubes Bamus Betawi yang digelar di Putri Duyung, Ancol, memilih H Zainudin MH alias Oding sebagai pimpinannya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *