Depok Persiapkan Protokal Penerapan PSBB Cegah Penyebarab Corona

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Menyusul, telah diterimanya informasi dari Provinsi Jawa Barat bahwasanya data kajian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Depok dinyatakan lengkap. Pemerintah Kota Depok langsung mempersiapkan protokol-protokol jika PSBB jadi diterapkan di Kota Depok.

“Kami sudah mendapat informasi dari Provinsi Jabar bahwa kajian kita dari Depok sudah lengkap. Jadi untuk mempersiapkan hal tersebut kami sedang mempersiapkan protokol-protokol yang nanti dibutuhkan jika PSBB diterapkan,” kata Wali Kota Depok Idris Abdul Somad dalam keterangan pers nya, Sabtu (11/04/2020).

Muat Lebih

Protokol tersebut diantaranya protokol peliburan sekolah dan tempat kerja, protokol pembatasan kegiatan keagamaan, protokol pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, protokol pembatasan kegiatan sosial, budaya dan pembatasan moda transportasi.

“Hal ini mengacu pada Permenkes Nomor 09 Tahun 2020, tentang pedoman PSBB dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Demikian pula untuk persiapan-persiapan lainnya termasuk didalamnya untuk jaring pengamanan sosial,” ujar Idris.

Namun demikian lanjut, Idris terkait teknis PSBB bagi sektor swasta di Kota Depok belum dapat disampaikan saat ini. Karena pihaknya masih menunggu keputusan Kemenkes atas kajian PSBB Depok yang diajukan melalui Provinsi Jabar.

Seperti diketahui, pada Selasa 07 April 2020, Idris telah menyampaikan usulan PSBB Kota Depok kepada Gubernur Jabar Ridwal Kamil melalui video conference. Dan ditindaklanjuti dengan pembahasan kajian PSBB tersebut lebih lanjut di Bandung, Rabu 08 April 2020.

Kajian tersebut meliputi data epidemiologi yang terdiri dari data peningkatan jumlah kasus berdasarkan waktu, penyebaran kasus menurut waktu dan kejadian transmisi lokal. Data pendukung lainnya adalah Aspek kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial dan aspek keamanan.

“Kajian ini sudah diserahkan oleh Provinsi Jabar ke Pusat untuk dievaluasi apakah nanti Depok disetujui PSBB atau tidak,” ujarnya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *