Dugaan Korupsi Bank Syariah Mandiri, Kejagung Panggil Dirut Dua Perusahaan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil dua orang saksi terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan PT Bank Syariah Mandiri kepada PT Tanjung Siram.

“Iya, hari ini kita akan periksa dua orang, dari PT Tanjung Siram,” kata Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Hari Setiyono saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Muat Lebih

Dua saksi tersebut yakni Direktur PT. Tanjung Siram, Memet Soilangon Siregar, dan Komisaris PT. Tanjung Siram, Siti Chairunisa.

Sebelumnya, penyidik Kejagung telah memeriksa Direktur PT Suka Damai Lestari, Handoko Setiawansebagai saksi pada Minggu (8/9/2019).

Handoko Setiawan diperiksa terkait dengan penjualan lahan yang dibeli oleh PT Tanjung Siram dari dana pembiayaan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Perdagangan Simalungun Sumatera Utara.

“Pemeriksaan soal penjualan lahan yang dibeli, ini kan masih terus digali keterangannya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) sebelumnya, Mukri.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berawal dari tahun 2009, PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Perdagangan Simalungun Sumatera Utara memberikan pembiayaan kepada PT Tanjung Siram.

Dimana dalam pemberian pembiayaan yang semestinya dicairkan secara bertahap itu, malah dilakukan pencairan sekaligus sebesar Rp35 Miliar dengan nilai agunan yang tidak mencukupi untuk fasilitas pembiayaan selama 7 tahun hanya sebesar Rp931Juta.

“Kemudian pembiayaan mengalami kategori kolektibilitas 5 pada tahun 2014 dan agunan tidak cukup untuk pengembalian pinjaman sehingga, diduga dapat mengakibatkan kerugian keuangan negara,” tutupnya.

Namun, kekinian Kejagung belum juga menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *