Eijkman Ungkap Mutasi Corona B117 Sudah Ada di Jakarta, Kemenkes Bantah

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dari hasil pemeriksaan sampel dikumpulkan pada Januari-Februari 2021 yang berasal dari empat provinsi, varian baru virus Corona B117 dikabarkan telah ditemukan di Jakarta.

Hal itu diungkapkan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Profesor Amin Subandrio. Menurutnya, penemuan tersebut berdasarkan laporan dari Litbangkes.

Muat Lebih

“Jadi enam kasus yang dilaporkan itu tiga dari Jakarta, tiga dari luar Jakarta yakni Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Selatan,” kata Amin Subandrio, Selasa (9/3/2021)

Selain Jakarta, sampel berasal dari Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Semua sampel ini didaftarkan Balai Litbang Kementerian Kesehatan (Balitbangkes).

Sebanyak tiga sampel dari Jakarta, satu dari Kalimantan Selatan, satu dari Sumatera Utara, dan satu dari Sumatera Selatan.

Amin menyebut belum mengetahui apakah sampel ini didapatkan dari pelaku perjalanan dari luar negeri yang dikarantina atau sudah di komunitas.

“Info rincinya di Litbangkes,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi membantah kabar tersebut. Hingga saat ini pihaknya belum mengidentifikasi temuan mutasi virus SARS-CoV-2 varian B117 di DKI Jakarta.

Rinciannya, dua di Karawang, Jawa Barat, kemudian empat kasus yang diketahui masing-masing berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

“Bukan di Jakarta ya, sesuai dengan konferensi pers kemarin,” kata Nadia dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (10/3).

Nadia pun memastikan keenam warga tersebut saat ini terpantau dalam kondisi sehat dan sudah dinyatakan negatif covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan deteksi virus corona melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Kini pihaknya pun masih terus melakukan penelusuran kontak erat terhadap empat warga yang terpapar covid-19 dengan varian covid-19 yang pertama kali ditemukan di Inggris itu. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *