Fakta Tante Bunuh Ponakan di Tangerang: Ditagih Uang Kontrakan, Eh Pemiliknya Dibawain Golok

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Seorang perempuan berinisial LN (40) yang tega menghabisi nyawa ponakanya sendiri Ev (7 tahun) dikenal memiliki sifat tempramemental dan pendendam. 

Ditengarai karena dendam, sakit hati tak dipinjami orangtua korban uang Rp 300 ribu itulah yang membuat LN tega membunuh bocah malang tersebut. 

Muat Lebih

Diketahui, LN membunuh Ev, di Desa Cangklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Setelah menangkap LN, polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku.  

Menurut keterangan salah satu kakak kandung pelaku, Leha, LN dikenal suka membuat onar di lingkungannya. 

“Pernah ribut waktu dia mengontrak di sini. Pemilik kontrakan kan dia suka menagih ke dia. Malah pemilik kontrakan dibawain golok sama dia,” kata Leha, Kamis (25/4/2024). 

Leha juga menceritakan bahwa LN pernah tepergok mencoba mencuri handphone (HP) kala masih bekerja di pabrik. Namun, kasus tersebut berakhir damai dan pelaku LN akhirnya dikeluarkan dari tempat ia bekerja. 

Selain itu, Leha menilai LN sosok pendendam kala memiliki masalah dengan orang lain. Oleh sebab itu, meski Leha bersaudara dengan LN akan tetapi jarang berkomunikasi dengannya. 

“Dia kan pernah saya ajak kerja di pabrik, terus mencuri HP kemudian dikeluarkan. Dia kemudian dendam kepada saya. Dia berani mencuri HP di pabrik, kan banyak CCTV. Tapi dia seperti tidan peduli,” ungkapnya. 

“Makanya saya sempat curiga gara-gara pinjam uang Rp 300.000 (kepada ibu korban) enggak dapat. Dia pendendam, jadi ibaratnya harus dibalas gitu,” sambung Leha. 

Dikatakan Leha dirinya dengan LN juga Ima yang merupakan ibu korban sejatinya masih satu keluarga dari enam bersaudara. Namun, LN sendiri memiliki watak keras dan mudah emosi. 

Leha juga menceritakan kala Ev yang menjadi korban pembunuhan belum ditemukan dirinya sempat datang ke rumah menanyakan kepada pelaku LN. Akan tetapi LN menjawab tidak tahu. 

“Saya sempat bertanya ke dia begini, ‘Tot (nama sapaan) si Evih ada?’ Enggak ada, dia jawabnya begitu. Saya ingin masuk ke rumahnya tetapi takut. Dia orangnya berani jadi saya takut ikutan mati,” tuturnya. 

“Soalnya dia kalau ribut suka bawa golok.  Di rumah, dia menyimpan benda-benda tajam. Samurai pun dia punya, jadi saya takut,” imbuh Leha. 

LN kini ditahan di Mapolres Metro Tangerang Kota dan dijerat pasal kekerasan terhadap anak yang menyebabkan anak meninggal dunia (pembunuhan). Dia dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) juncto Pasal 76 C UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun. [Red] 

Pos terkait


Deprecated: file_exists(): Passing null to parameter #1 ($filename) of type string is deprecated in /home/indr1778/public_html/bengkulu/wp-includes/comment-template.php on line 1616

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *