Filipina Sebut Alat Uji COVID-19 Sumbangan Tiongkok Terbukti Bagus

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Departemen Kesehatan Filipina memuji alat uji COVID-19 yang disumbangkan oleh pemerintah Tiongkok untuk Filipina. Menurut pihak Filipinan, alat itu dinilai sangat bagus dan memenuhi standar alat uji yang telah disumbangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Fransisco Duque, selaku sekretaris kesehatan Filipina, mengatakan dalam sebuah pesan yang ditujukan kepada Duta Besar Tiongkok untuk Filipina Huang Xilian bahwa paket alat uji yang berisi sebanyak 2.000 alat uji tipe PCR buatan BGI dan 100.000 alat uji tipe PCR buatan Sansure yang disumbangkan oleh pemerintah Tiongkok, sangat bagus.

Muat Lebih

“Alat uji BGI dan SANSURE BIOTECHNOLOGY kalian sangat bagus dan memenuhi standar alat uji yang telah disumbangkan oleh WHO dan disetujui oleh Lembaga Penelitian Kedokteran Tropis (RITM) kami,” sebut Duque dalam pesannya, mengutip Xinhua Net, Selasa (31/3/2020).

Diketahui, Tiongkok menyumbangkan sebanyak 2.000 dan 100.000 alat uji kepada Filipina dalam dua kelompok, masing-masing pada tanggal 16 dan 21 Maret lalu, untuk membantu negara tersebut dalam menanggulangi penyebaran COVID-19.

Departemen Kesehatan Filipina kemudian mengatakan dalam sebuah pengumuman pada Minggu, bahwa alat uji yang disumbangkan oleh pemerintah Tiongkok setara dengan alat uji yang disediakan oleh WHO.

Badan kesehatan itu juga mengklarifikasi bahwa alat uji yang disebutkan oleh pejabat kesehatansebelumnya, yang tingkat akurasinya hanya 40 persen, ternyata alat uji merk lain yang disumbangkan oleh sebuah yayasan swasta.

Departemen tersebut kemudian meminta maaf atas kebingungan yang disebabkan oleh pengumuman sebelumnya. Sejauh ini, Filipina telah melaporkan 1.418 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, dengan 71 korban jiwa dan 42 orang pasien dinyatakan pulih.

“Sejak merebaknya epidemi COVID-19, Tiongkok telah memberikan bantuan yang diperlukan secara terus menerus untuk membantu perjuangan Filipina melawan epidemi tersebut. Pada saat krisis ini, kita harus berjuang dalam solidaritas untuk dapat memberantas epidemi tersebut sesegera mungkin,” ujar duta besar untuk Tiongkok tersebut.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *