Gaji Telat Dibayar Tim Medis Mogok Kerja, Pasien Covid-19 di RS GL Tobing Dipindahkan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Para pasien positif virus corona yang dirawat di RS GL Tobing PTPN 2, dipindahkan ke RS Martha Friska karena para tenaga medisnya mogok kerja.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, tenaga medis RS GL Tobing protes soal gaji yang baru pekan depan akan dibayar.

Muat Lebih

“Gaji dibayarkan pakai uang negara jadi nggak bisa asal-asalan. Dananya sudah cair, cuma administrasinya harus diverifikasi dulu, jadi memang sedikit terlambat,” katanya.

Tentang protes tenaga medis soal penginapan di hotel yang menjadi dua orang di satu kamar dari sebelumnya satu orang satu kamar, akhirnya juga sudah disetujui tim.

Diketahui, para tim medis RS GL Tobing selama ini diinapkan di salah satu hotel dekat Bandara Kualanamu, Deliserdang yang lokasinya tidak jauh dari RS GL Tobing.

Sebelumnya ada laporan bahwa para tenaga medis itu mogok kerja karena belum digaji dan di-PHK sepihak. Namun Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr. Alwi Mujahit Hasibuan menegaskan tidak pernah ada keputusan PHK tersebut.

Pihak Pemprov Sumut, terang Alwi, meskipun kondisi keuangan tidak memandai, tetap memikirkan kehidupan layak dengan memberikan fasilitas yang baik bagi semua tenaga medis.

“Kalau mereka bilang di-PHK, enggak ada cerita PHK di sini, orang itu melakukan pembohongan publik. Kita paham (pejuangan mereka) kita tidur-tidur di posko juga bukan mudah. Enggak ada niat yang enggak-enggak. Kecuali saya berikan tempat yang enggak layak, ini layak, mereka katanya berjuang, bukan pejuang begitu namanya,” ungkap Alwi.

Alwi menambahkan dalam waktu dekat ini, gaji para medis akan dikeluarkan seluruhnya dengan masa bekerja selama 1 bulan. Hal itu, sebagai bentuk memenuhi hak-hak mereka. “Senin (besok) akan kita selesaikan itu, enggak mau kita menzalimi orang,” ujarnya.

Meskipun tenaga medis di RS GL Tobing mogok kerja, Alwi menambahkan pelayanan medis atau operasional RS GL Tobing tidak terganggu. Pasien positif Covid-19 di rumah sakit tersebut, semuanya akan dipindahkan ke RS Martha Friska, Kota Medan.

“Makanya kita pindahkan pasien ke RS Martha Friska kan rumah sakit kita juga. Dipindahkan (pasien), tadi. RS GL Tobing tidak ditutup, kita rekrut lagi orang yang berkomitmen,” kata Alwi. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *