Ganjar Pranowo Siapkan Tempat Karantina Khusus Bagi Pemudik Di Setiap Desa

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan kepada seluruh kepala desa di Jawa Tengah untuk menyiapkan tempat khusus karantina bagi warga yang pulang kampung dari perantauan. Para pemudik harus menjalani karantina terlebih dahulu selama 14 hari.

Hal itu disampaikam Ganjar Pranowo melalui video yang diunggah di akun instagramnya, Sabtu (4/4/2020) malam. “Setelah berkomunikasi dengan kepala gugus tugas kita akan menyiapkan daerah daerah terutama desa membuat tempat khusus, ruang isolasi untuk mereka yang pulang dari perantauan,” kata Ganjar.

Muat Lebih

Ganjar mengatakan, pada Jumat malam ia memerintahkan kepala desa menyiapkan tempat karantina, dan pada Sabtu pagi sudah ada desa yang mengeksekusi, yakni Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ia meminta agar kepala desa yang lain juga melakukan hal serupa.

“Yang penting ada kekuatan gotong royong. Nanti pemerintah akan ikut membantu, TNI dan Polri. Saya sudah sampaikan agar mereka yang paling rentan orang tua, bapak ibu, nenek nenek dan kakek yang memang memiliki penyakit bawaan segera diisolasi terlebih dahulu,” papar Ganjar.

Sementara itu, Kepala Desa Ngrapah diminta oleh Gubernur menjelaskan cara teknis menyiapkan ruang karantina, termasuk soal anggarannya.

Menurut Kepala Desa Ngrapah Wargiyati, untuk menyiapkan ruang karantina ini kebetulan desanya masih memiliki dana silpa sebesar Rp80 juta. Dana itu diperoleh dari bantuan Gubernur Jawa Tengah sejak 2018, yang sedianya untuk infrastruktur, kini dialihkan guna menangani virus corona.

“Kita bergerak untuk  menyiapkan cairan disinfektan dan penyemprotan di seluruh wilayah desa,” ujar Wargiyati.

Desa lainnya yang sudah menyiapkan ruang karantina adalah Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa. Desa.ini manfaatkan poliklinik desa yang sudah ada. Namun jika tidak bisa menampung, mereka juga akan memanfaatkan gedung balai desa. (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *