Geledah 3 Kantor Sekuritas, Kejagung Sita Dokumen Terkait Dugaan Kasus Korupsi Jiwasraya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita beberapa alat bukti berupa dokumen transaksi di tiga kantor sekuritas. Hal tersebut dilakukan guna memastikan adanya aliran dana yang masuk terkait kasus dugaan korupsi PT. Asuransi Jiwasraya.

“Kami ingin memastikan berapa sebetulnya transaksi saham di setiap sekuritas yang berkaitan dengan investasi saham jiwasraya,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung RI, Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Jampidsus, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

Muat Lebih

Menurut Febrie, bukti-bukti tersebut nantinya akan diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dilakukan audit. Selain itu, pihaknya juga memastikan, akan melakukan penggeledahan di tempat lain sehubungan dengan dugaan korupsi di perusahaan asuransi negara berplat merah itu.

“Ini yang sangat banyak transaksinya. Ini juga dibutuhkan oleh auditor BPK. Jadi terus pasti akan dilakukan penggeledahan di beberapa tempat,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Senin malam (27/1/2020). Tim penyidik Kejaksaan Agung kembali melakukan penggeledahan di tiga lokasi. Ketiga lokasi tersebut merupakan perusahaan sekuritas.

Ketiga lokasi tersebut yaitu, PT Lotus Andalan Sekuritas atau PT Lautan Dana Sekurindo yang beralamat di Wisma Keiai, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta. Kedua, PT Mirae Sekuritas atau PT Daewoo Sekuritas, di Treasury Tower, Jalan Jenderal Sudirman.

Kantor ketiga yang di Geledah Kejadung yakni PT Cipta Dana Sekuritas di Plaza Asia Office, di Jalan Jenderal Sudirman. Hari tidak membeberkan terkait penggeledahan karena sudah masuk materi penyidikan. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *