Hiks, Ada Air Mata Saat Pimpinan KPK Pamit

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Masa pengabdian komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 sebagai pucuk pimpinan tertinggi lembaga antirasuah selama empat tahun berakhir Kamis (19/12/2019).

Perpisahan lima pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Laode M. Syarif, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang, dan Alexander Marwata, dengan para pegawai lembaga antikorupsi siang tadi diselimuti suasana haru, di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Muat Lebih

Saut Situmorang mengaku sempat menangis dalam acara perpisahan ini. Saut meneteskan air mata ketika berbicara dengan Laode M. Syarif bahwa besok sudah tidak bertemu lagi di lembaga antirasuah seperti biasanya.

“Begitu bilang sama Laode gini, saya bilang, aku besok enggak lihat kamu lagi. Saya bilang gitu. Enggak-enggak rumah kita dekat,” kata Saut menirukan percakapan dengan Syarif di kantor KPK.

Saut mengaku sudah mengemasi sejumlah barang-barang miliknya karena hari ini terakhir berkantor di KPK. Namun, kata Saut, tak banyak barang yang Ia bawa lantaran sudah membawanya lebih dahulu saat ingin mundur beberapa bulan lalu.

“Jadi yang saya bawa hari ini dari Ibu BP kasih hadiah, terus Pak Laode dia kan punya kebun mede, dikasih setoples, paling bawa itu aja,” ujarnya.

Laode juga menuturkan cerita ketika Saut menangis dalam acara perpisahan dengan pimpinan KPK. Menurutnya, tangis Saut pecah saat Ia menyampaikan sudah tak bisa bertemu lagi setelah selesai menjadi pimpinan KPK.

“Dia (Saut) tiba-tiba meluk saya nangis. Terus dia bilang saya enggak ketemu kamu lagi. Saya bilang tidak, kita rumahnya tetanggaan di Kalibata, saya bilang gitu. Terus dia bilang kan nanti beda,” kata Laode.

Laode menuturkan, tidak hanya Saut yang menangis. Ia menyebut seluruh pimpinan KPK juga terharu lantaran terbawa suasana pegawai lembaga antikorupsi yang merasa sedih.

“Kami semua terharu karena banyak pegawai yang berkaca-kaca gitu. Jadi kayak kita turut terbawa juga suasana,” ujarnya.

Dalam acara perpisahan tadi, kata Laode, masing-masing pimpinan KPK jilid IV mendapat kenang-kenangan berupa karikutur wajah lima pimpinan dari pegawai KPK. Karikatur itu diserahkan langsung oleh Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo.

“Kami dapat foto yang dibikin jadi kayak lukisan gitu, kolase, jadi lima. Jadi Pak Agus dulu yang depan, kami berempat di belakangnya. Jadi buat lima,” ujarnya.

Laode mengaku juga sudah mengemas barang-barangnya selama satu minggu ini. Barang-barang yang dia sudah bawa pulang antara lain, buku-buku, raket, hingga bola basket.

Sementara alat membuat kopi baru dibawa pulang besok. Dia menyatakan akan meninggalkan sebuah kenangan berupa kulit kerang berukuran besar. Kerang itu akan ia tinggal di ruang kerjanya.

“Saya punya kerang kulit kerang yang besar, akan didapat oleh komisioner yang tempati ruangan saya nanti saya tulis pesan di situ.”

Untuk diketahui, lima pimpinan KPK jilid V yang terdiri dari Agus Rahardjo, Laode M. Syarief, Basaria Pandjaitan, Saut Sutumorang dan Alexander Marwata telah purna di lembaga antirasuah tersebut. Khusus Alexander Marwata, masih tetap melanjutkan di periode 2019-2023. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *