Ini Langkah Yang Akan Diambil Bos KPU Pasca Koleganya Ditersangkakan KPK

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman akan melaporkan peristiwa penetapan koleganya Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus penerimaan suap terkait dengan penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024 kepada Presiden Jokowi.

“Sebab pengangkatan, pemberhentian (komisioner KPU) itu kan dibuat oleh Presiden. Maka kami akan laporkan kepada Presiden,” kata Ketua KPU Arief Budiman di KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (08/01/2020).

Muat Lebih

Lebih lanjut Arief mengatakan, KPU juga akan melaporkan ke DPR dan DKPP. Arief menjelaskan ke DPR terkait proses rekrutmen, sedangkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyangkut persoalan etik.

“Ketiga, kami akan sampaikan juga ke DKPP, karena prosesnya ini kan juga menyangkut persoalan etik. Jadi kami akan sampai kan ke DKPP,” imbuhnya.

Selain itu, Arief menyebut KPU akan menyampaikan peringataan kepada seluruh jajaran di provinsi dan kabupaten/kota. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan integritas dalam penyelenggaraan Pilkada 2020.

“Kemudian yang berikutnya saya ingin sampaikan kepada KPU provinsi, kabupaten dan kota untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, mawas diri, dan jauh lebih menjaga integritasnya. Karena ada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di 270 daerah tahun ini itu cukup penting bagi bangsa ini,” tuturnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu; Komisioner KPU Wahyu Setiawan, orang kepercayaan Wahyu Setiawan yang juga mantan anggota Badan Pengawas Pemilu Agustiani Tio Fridelina, caleg PDIP Harun Masiku, serta Saeful sebagai swasta. Wahyu dan Agustiani sebagai penerima suap, sedangkan Harun dan Saeful sebagai pihak pemberi suap.

Pemberian suap untuk Wahyu itu diduga untuk membantu meloloskan Harun dalam pergantian antarwaktu (PAW) caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas, pada Maret 2019.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *