Jabat Struktural di KPK, MA Nonaktifkan Albertina Ho dan Nawawi Pomolango

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Mahkamah Agung mengaku sudah menonaktifkan Albertina Ho dan Nawawi Pomolango dari jabatannya sebagai hakim. Alasan penonaktifan ini karena keduanya menjabat di struktur KPK.

Kepala Biro Humas MA Abdullah mengatakan sesuai dengan aturan yang berlaku Albertina Ho dan Nawawi Pomolango tidak boleh merangkap jabatan sebagai hakim. Dengan begitu keduanya harus dinonaktifkan sementara dari jabatannya.

Muat Lebih

Untuk diketahui Albertina Ho menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang. Sementara, Nawawi Pomolango menjabat sebagai hakim Pengadilan Tinggi Denpasar.

Diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) No 36 tahun 2011 tentang Jabatan Yang Tidak Boleh Dirangkap Hakim dan Hakim Agung. Dalam pasal 1 ayat 2 menyatakan, Hakim adalah Hakim pada Mahkamah Agung dan Hakim pada badan peradilan yang berada dibawahnya dalam lingkungan Peradilan Umum, lingkungan Peradilan Agama, lingkungan Peradilan Militer, dan lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara dan Hakim pada pengadilan khusus yang berada dalam lingkungan peradilan tersebut.

Sementara dalam pasal 2 nya menyebutkan ada sebelas jabatan yang tidak boleh dirangkap oleh hakim. Diantaranya, Pejabat Negara lainnya, Jabatan struktural atau jabatan fungsional pada instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,  dan Komisaris, dewan pengawas, direksi pada badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah.

Sebelumnya, Komisi Yudisial (KY) mengatakan bahwa status Albertina Ho sebagai Wakil Ketua Pengadilan Kupang dan Nawawi Pomolango hakim Pengadilan Tinggi Denpasar harus dilepaskan. Hal itu menyusul Albertina Ho sudah menjadi anggota Dewas KPK dan Nawawi Pomolango menjadi pimpinan KPK.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *