Ja’far Shodiq Tak Pantas Disebut Habib, Rabithah Sarankan Belajar Akhlak Lagi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dugaan penghinaan Ja’far Shodiq terhadap Wakil Presiden Maruf Amin dalam salah satu ceramahnya bukan saja menimbulkan kemarahan sebagian besar umat Islam. Lebih dari itu, gelar “habib” yang disematkan kepadanya bahkan dinilai sangat tidak pantas mengingat begitu kasarnya dia dalam ceramah.

Menurut Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Zen bin Smith, tindakan Jafar Shodiq sebagai sebuah pelecehan atas ajaran luhur Rasulullah. Dia mengatakan seorang dai tak boleh melakukan ujaran kebencian. Bahkan, kata Habib Zen, penyematan gelar ‘habib’ kepada Jafar perlu dipertanyakan.

Muat Lebih

“Habib adalah gelar kehormatan yang diberikan oleh masyarakat kepada seseorang yang punya kapasitas keilmuan dan akhlak yang tinggi. Dia (Ja’far) kurang akhlak dan dalam ceramahnya tidak berdasarkan keilmuan. Ini bukan habib tapi sayyid (orang Arab keturunan Nabi Muhammad atau tuan) yang perlu pendidikan akhlak. Dai dalam ceramah tidak boleh menyebar kebencian,” kata Habib Zen saat melaporkan, Jafar Shodiq, Kamis, (5//2019).

Menurut Habib Zen, melecehkan orang lain adalah perbuatan yang sama sekali jauh dari ajaran Islam. Oleh karena itu, siapa pun yang mencela kehormatan orang lain tidak pantas menyandang gelar kehormatan sebagai seorang pendakwah.

“Kami mendukung penegakan hukum dijalankan dengan konsisten dan konsekuen, tanpa mengesampingkan hak-hak warga negara. Ini agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berujar di muka publik demi ketertiban dan kenyamanan hidup bersama,” ujar Habib Zen.

Habib Jafar Shodiq ditangkap di kediamannya di Depok karena diduga menghina Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan sebutan ‘babi’. Saat ini, Jafar masih diperiksa intensif di Dittipidsiber Mabes Polri.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *