Jelang Lebaran, Polri Antisipasi Tindak Kriminal dan Teroris

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan ada sejumlah kerawanan yang kemungkinan bisa terjadi di masa arus mudik Lebaran 2024. Termasuk, aksi terorisme.

“Kejahatan konvensional, kemacetan arus mudik maupun balik, ujaran kebencian, berita hoaks, sampai dengan kasus-kasus terorisme yang harus diantisipasi,” Aan kepada wartawan, Kamis (28/3).

Muat Lebih

Dalam kesempatan sama, Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Verdianto Iskandar Bitticaca menyebut dampak dari perang di negara-negara luar seperti Rusia bisa menjadi pemicu para pelaku terorisme di Indonesia melakukan aksi.

“Jadi memang kadang kala kita orang Indonesia ini dari pelaku pelaku teror memang ada kejadian di luar negeri ini menjadi role model daripada pelaku pelaku yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Kendati demikian, Verdianto menyatakan Densus 88 Antiteror Polri bersama instansi terkait sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan dini aksi teror.

“Antisipasi dan memonitor semua jaringan-jaringan teroris yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi pada Jumat (5/4). Sementara itu untuk arus balik akan jatuh pada Minggu (14/4).

“Puncak mudik diperkirakan terjadi tanggal 5 sampai 7 April 2024 dan arus balik tanggal 14 sampai 15 April 2024,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers, Senin (18/3).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, kata Muhadjir, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 193,6 juta orang.

Menurut dia, jumlah itu mengalami kenaikan sekitar 60 persen dari tahun lalu yang hanya berjumlah 123,8 juta orang pemudik.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *