Jika Karantina Wilayah, DPRD Ragu DKI Punya Duit

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Komisi A DPRD Mujiyono juga mempertanyakan kesiapan Jakarta jika karantina wilayah diberlakukan. Merujuk pada UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, kehidupan warga hingga makanan hewan ditanggung oleh negara jika melakukan karantina.

“Makanya saya bilang tidak boleh saya bilang lockdown tapi enggak ada solusi,” ucap Mujiyono kepada awak media, Kamis (2/4/2020).

Muat Lebih

Terlebih lagi, menurut Mujiyono tantangan berat bagi Pemerintah Provinsi DKI dalam melakukan karantina wilayah ada pada anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk pada nilai Rp10,1 triliun. Jumlah ini dirasa kurang mencukupi untuk kebutuhan warga Jakarta yang terdampak Covid-19.

Alternatif yang dia gunakan untuk menanggulangi anggaran pas-pasan ini adalah mengalihkan anggaran pelbagai program yang sudah dicairkan untuk penanganan pemindahan mata rantai penyebaran virus corona.

Selain itu, imbuhnya, anggaran kunjungan kerja DPRD DKI perlu dipangkas. Lebih melihat kondisi saat ini lebih dipastikan tidak ada kunjungan kerja oleh para legislatif DKI. Mujiyono menuturkan jika anggaran kunker DPRD mengalokasikan anggaran Covid-19 mencapai Rp15 miliar.

“Kunker bisa dilakukan oleh kita, bisa keluar duitnya keluar dari sini, tapi kan harus ada SPD, itu kan harus sepengetahuan daerah di mana kita datangin, mereka saja yang menerima tamu, jadi batalin saja, bisa 7-8 kali Rp 2,5 miliar,” jelasnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *