Kasus Korupsi Benur, KPK Sita Vila Plus 2 Hektar Tanah Diduga Milik Edhy Prabowo di Sukabumi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Penyidik KPK menyita satu unit vila beserta tanah seluas dua hektare di Sukabumi, Jawa Barat. Vila tersebut diduga milik Edhy Prabowo terkait suap ekspor benih lobster atau benur.

“Penyidik KPK hari ini, sekitar pukul 18.00 WIB melakukan penyitaan terhadap 1 unit vila berikut tanah seluas kurang-lebih 2 hektare di Desa Cijengkol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, kemarin.

Muat Lebih

KPK menduga Edhy Prabowo membeli vila tersebut dari hasil suap ekspor benur. Ali menyebut vila itu kini telah dipasang papan penyitaan oleh KPK. “Diduga vila tersebut milik tersangka EP (Edhy Prabowo) yang dibeli dengan uang yang terkumpul dari para eksportir yang mendapatkan izin pengiriman benih lobster di KKP,” ucap Ali.

Dalam kasus ini, KPK menjerat Edhy Prabowo dan enam tersangka lainnya. Mereka adalah Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri KKP, Siswadi (SWD) selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo, Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Menteri KKP, Andreau Misanta Pribadi (AMP) selaku Stafsus Menteri KKP, Amiril Mukminin (AM) selaku sespri menteri, dan Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP).

Edhy diduga telah menerima sejumlah uang dari Suharjito, chairman holding company PT Dua Putera Perkasa (DPP). Perusahaan Suharjito telah 10 kali mengirim benih lobster dengan menggunakan jasa PT Aero Citra Kargo (PT ACK).

Vila di Sukabumi diduga milik Edhy Prabowo disita KPK. Foto: dok.KPK via detikcom

Sebelumnya, KPK telah mengungkap Edhy Prabowo diduga memakai uang suap untuk membeli barang mewah, seperti jam tangan Rolex, tas LV, baju Old Navy, dan sepeda di Amerika Serikat. Duit itu juga diduga digunakan untuk membeli mobil, wine, tanah, dan sewa apartemen hingga memodifikasi mobil. [ind]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *