Kereta Api Mulai Beroperasi Lagi, Berikut Rute dan Prosedurnya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya telah memberi restu kepada semua moda transportasi massal untuk beroperasi. Namun, operasional moda transportasi ini terbatas untuk kriteria beberapa perjalanan saja.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) melayani penjualan tiket penumpang mulai Senin (11/5/2020) hari ini. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan perjalanan mulai beroperasi pada Selasa (12/5/2020) besok hingga 31 Mei dengan operasional kereta api luar biasa (KLB).

Muat Lebih

“Terdapat tiga rute yang dilayani, yaitu Gambir-Surabaya Pasarturi pergi pulang lintas utara, Gambir-Surabaya Pasarturi pergi pulang lintas selatan, dan Bandung-Surabaya Pasarturi,” kata Joni, Senin (11/5/2020).

Untuk rute Gambir-Surabaya Pasarturi pp (lintas utara) melayani stasiun naik dan turun penumpang di Gambir, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasarturi dengan tarif jakar terjauh eksekutif Rp 750 ribu dan ekonomi 400 ribu.

Selanjutnya, untuk rute Gambir-Surabaya Pasarturi pp (lintas selatan) melayani stasiun naik dan turun penumpang di Gambir, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Surabaya Pasarturi dengan tarif tarif jarak terjauh eksekutif Rp 750 ribu dan ekonomi Rp 450 ribu.

Sementara untuk rute Bandung-Surabaya Pasarturi juga dilayani dengan pergi pulang. Kereta tersebut melayani naik dan turun penumpang di Bandung, Yogyakarta, Madiun, dan Surabaya Pasarturi dengan tarif jarak terjauh eksekutif Rp 630 ribu dan ekonomi Rp 440 ribu.

Joni menegaskan, penumpang hanya dapat membeli tiket di stasiun keberangkatan tidak secara online. “Ini dengan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19,” tutur Joni.

Persyaratan tersebut di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, dan KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah. Begitu juga dengan dokumen pendukung lainnya sesuai peraturan.

“Jika sudah lengkap, calon penumpang melapor ke Posko Gugus Tugas Covid-19 yang tersedia di stasiun penjualan tiket untuk menyerahkan berkas,” ungkap Joni.

Jika sudah diverifikasi, lanjut dia, calon penumpang akan mendapatkan Surat izin dari Satgas Covid-19 dua rangkap. Lembar pertama diberikan ke petugas loket saat akan membeli tiket dan lembar kedua ditunjukkan kepada petugas pada saat boarding.

“Surat izin tersebut berlaku hanya untuk satu kali perjalanan,” ujar Joni.

Pengoperasian KLB menyesuaikan dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalan Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Sesuai dengan aturan tersebut, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB adalah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehatan, serta kebutuhan dasar.

Begitu juga dengan fungsi ekonomi penting seperti perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, dan serta repatriasi. [rif]

Pos terkait


Deprecated: file_exists(): Passing null to parameter #1 ($filename) of type string is deprecated in /home/indr1778/public_html/bengkulu/wp-includes/comment-template.php on line 1616

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *