Klaim Popularitasnya Mencapai 90 Persen, Gibran Rakabuming : Tidak Perlu Pasang Atribut Kampanye

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka mengkaim popularitas dirinya sudah mencapai 90 persen. Untuk itu dia meminta kepada relawannya agar tidak perlu memasang spanduk, baliho dan atribut untuk memajang foto dan namanya.

“Popularitas saya sudah 90 (persen) kok. Yang perlu itu turun ke masyarakat, blusukan,” jelas dia. (adr)

Muat Lebih

Untuk sosialisasi Pilkada 2020 mendatang, Gibran akan terjun langsung ke masyarakat. Apalagi kata dia, kalau ada berita kematian atau pernikahan, Gibran mengaku siap mendatangi undangan tersebut.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka telah resmi mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Solo melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

“Saya sudah resmi jadi bakal calon wali kota, sekarang saatnya gas pol. Strateginya cuma satu, blusukan. Cuma satu itu tok,” ujar Gibran.

Terkait dengan pencalonan Gibran melalui DPD PDIP Jawa tengah, Ketua DPC PDIP Solo, FX. Hadi Rudyatmo enggan berkomentar. “Emoh aku,” ujar Rudy singkat kepada wartawan usai kegiatan Mider Praja di SMPN 17 Solo, Jumat (13/12/2019)

Sebelumnya, DPC PDIP Solo sudah solid mengusung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa di Pilwalkot Solo 2020. Hal ini juga sudah sesuai dengan Peraturan PDIP Nomor 24 tahun 2017 tentang penjaringan calon wali kota dan calon wakil wali kota.

Dalam aturan tersebut menyebutkan, bagi setiap DPC PDIP berhak melakukan penjaringan tertutup jika perolehan suara di pemilu terakhir mencapai 25 persen. Pada Pemilu 2019 lalu, DPC PDIP Solo mendapatkan suara lebih dari 60 persen dengan perolehan 30 kursi di DPRD Solo.

Meskipun sudah memutuskan akan mengusung pasangan Purnomo-Teguh, namun DPC Solo masih menunggu rekomendasi dari DPP PDIP. Berkas pasangan Purnomo-Teguh juga sudah dikirim ke DPP PDIP Jateng pada akhir September lalu, atau sebelum Gibran mendaftarkan diri.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *