Komisi IX: Demo Masyarakat di Natuna Karena Komunikasi Pemerintah Buruk

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Penanganan WNI asal Wuhan di Natuna dianggap sudah profesional. Hanya saja, muncul demonstrasi masyarakat yang meminta para WNI itu direlokasi ke tempat lain. Warga khawatir virus Corona menyebar di Natuna.

Anggota Komisi IX DPR Ashabul Kahfi mengatakan, adanya demonstrasi massa yang menolak menjadikan Natuna sebagai tempat isolasi WNI yang tiba dari Wuhan membuktikan buruknya komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

Muat Lebih

“Saya kira demo yang terjadi di Natuna menunjukkan bahwa Pemerintah masih perlu memperbaiki komunikasi publik dengan masyarakat,” katanya kepada Indopolitika.com Selasa (4/2/2020).

Komunikasi yang baik itu akan meminimalisasi sebaran hoax yang berpotensi menggangu kerja pemerintah. Khususnya dalam menangani WNI yang tiba dari Wuhan di Natuna. Komunikasi yang buruk itu juga bisa menyebabkan sebaran hoax tak bisa dikendalikan.

“Jangan biarkan isu Corona, ataupun hoax seputar Corona berkembang secara liar. Kemenkes dan Kominfo perlu bersinergi, bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa situasi masih bisa dikendalikan,” ujarnya.

Dia berharap, manajemen isu Corona bisa dikelola secara baik. Sehingga upaya pemerintah melindungi masyarakat dari sebaran virus itu berjalan dengan baik pula. Dia mengakui, penanganan WNI yang tiba dari Wuhan di Natuna sudah berjalan dengan baik.

“Terkait penanganan WNI di Natuna yang baru saja dipulangkan dari Wuhan, menurut saya, masih ditangani profesionel, dengan SOP (standar operasional prosedur) yang cukup ketat,” ujarnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *