Lagi, Indonesia Tolak Klaim Unilateral Cina atas Perairan Natuna

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM –  Indonesia menolak dengan tegas klaim Cina yang mengaku memiliki kedaulatan atas perairan di dekat Kepulauan Nansha, Laut Cina Selatan, yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna, Kepulauan Riau.

Kementerian Luar Negeri RI menuturkan wilayah yang diklaim Cina itu masih merupakan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Muat Lebih

“Klaim historis Cina atas ZEEI dengan alasan bahwa para nelayan Cina telah lama beraktivitas di perairan dimaksud bersifat unilateral, tidak memiliki dasar hukum dan tidak pernah diakui oleh UNCLOS 1982,” kata Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam pernyataannya, Rabu (1/1/2020).

“Argumen ini telah dibahas dan dimentahkan oleh Keputusan SCS Tribunal 2016. Indonesia juga menolak istilah “relevant waters” yang diklaim oleh RRT karena istilah ini tidak dikenal dan tidak sesuai dengan UNCLOS 1982,” sambungnya.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Indonesia mendesak Cina untuk menjelaskan dasar hukum dan batas-batas yang jelas perihal klaim Beijing di ZEEI berdasarkan UNCLOS 1982.

“Berdasarkan UNCLOS 1982 Indonesia tidak memiliki overlapping claim dengan RRT sehingga berpendapat tidak relevan adanya dialog apa pun tentang delimitasi batas maritim,” tukasnya.

Pernyataan itu ditegaskan Kemlu demi merespons penolakan Cina atas protes Indonesia yang menuduh kapal ikan Tiongkok memasuki perairan Natuna, Kepulauan Riau, secara ilegal baru-baru ini. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *