Mahfud MD Anggap Fatwa MA atau Ulama Tak Harus Diikuti

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Menko Polhukam Mahfud MD menilai, kontroversi terkait muslim mengucapkan selamat Natal kepada umat Nasrani seharusnya bisa diakhiri.

Menurut Mahfud, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memang pernah mengeluarkan fatwa yang melarang muslim mengucapkan selamat Natal. Namun, kata Mahfud, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang juga ketua nonaktif MUI  mengatakan bahwa fatwa larangan mengucapkan selamat Natal itu diserahkan kepada masing-masing muslim.

Muat Lebih

Menurut dia, fatwa termasuk buatan Mahkamah Agung (MA) merupakan pendapat hukum yang tidak harus diikuti.

“Yang harus diikuti adalah vonis dari MA,” ujar Mahfud.

Dia menambahkan, fatwa ulama tidak harus ditaati. Sebab, masing-masing ulama bisa memberikan fatwa berbeda atas suatu persoalan.

Mahfud lantas mencontohkan Nahdlatul Ulama (NU) dan MUI yang mengeluarkan fatwa berbeda tentang Natal. Muhammadiyah juga punya pendapat berbeda.

Perbedaan itu juga terjadi pada fatwa NU, Muhammadiyah dan MUI tentang bunga bank. Masing-masing punya fatwa atau pendapat sendiri.

Namun khusus selamat Natal, Mahfud mengaku tetap mengucapkannya kepada umat Nasrani yang merayakan kelahiran Yesus. Pria asal Madura itu mengharapkan yang merayakan Natal diberkahi oleh Tuhan. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *