Makin Tegang, Inggris Layangkan Protes ke Iran Soal Dubes Rob Macaire Yang Sempat Ditahan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kementerian Luar Negeri Inggris melayangkan protes terhadap Iran, karena diduga menahan duta besar mereka, Rob Macaire saat terjadinya unjuk rasa di pusat Kota Teheran, Sabtu (11/1/2020) lalu. Inggris meminta Duta Besar Iran Hamid Baeidinejad menjelaskan soal tersebut.

“Ini adalah pelanggaran konvensi Wina yang tidak dapat diterima dan perlu diselidiki,” kata juru bicara perdana menteri, James Slack seperti dikutip indopolitika.com, di laman the guardian, Senin (13/1/2020).

Muat Lebih

“Kami mencari jaminan penuh dari pemerintah Iran bahwa ini tidak akan pernah terjadi lagi. FCO telah memanggil duta besar Iran hari ini untuk menyampaikan keberatan kuat kami,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Iran menekankan bahwa duta besar Inggris, Rob Macaire, dibebaskan segera setelah identitasnya diketahui. “Macaire dibebaskan saat polisi diberitahu tentang identitasnya,” kata Duta Besar Iran untuk Inggris, Hamid Baeidinejad melalui twitternya.

“Informasi yang salah adalah sumber utama kesalahpahaman yang merugikan ketenangan,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, selama unjuk rasa berlangsung, para siswa nampak memegang spanduk tulisan tangan yang mengutuk perilaku jahat kedutaan Inggris. Mereka juga meneriakan, “Matilah Inggris”, “mata-mata Inggris!” Dan “Tutup mata-mata,”

Para pengunjuk rasa menyuarakan agar pemerintah tidak terprovokasi dengan hasutan Inggris dan duta besarnya. Selain itu, para demonstran meneriakkan dukungan untuk Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan keamanan nasional Iran.

Mereka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas dalam insiden pesawat baru-baru ini. Tuntutan utama mereka adalah pemindahan Duta Besar Inggris dan menutupnya. Para siswa salah satu universitas dan seminari menginjak-injak bendera Inggris dan menyuarakan keengganan mereka terhadap kebijakan bermusuhan para pemimpin Inggris terhadap Iran.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *