Mendadak Kaya! 225 Warga di Tuban Kompak Borong 176 Mobi Baru, Seorang Bahkan Beli Tiga Sekaligus

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Fenomena yang terjadi di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, lagi hangat diperbincangkan. Pasalnya, sebanyak 225 warga di desa itu secara bersamaan membeli 176 unit mobil usai menjadi miliarder dadakan.

Ya, diketahui, lahan yang mereka miliki dibeli oleh PT Pertamina untuk dijadikan sebagai kilang minyak. PT Pertamina bersama dengan perusahaan asal Rusia, Rosneft diketahui membeli lahan mereka dengan harga Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per meter. Harga tersebut lebih tinggi dari harga jual pasaran saat ini.

Muat Lebih

Seperti diketahui, video yang memperlihatkan kedatangan sejumlah mobil baru yang diangkut truk towing ke desa tersebut diketahui viral di media sosial. Salah seorang warga yang membeli mobil tersebut adalah Mulyadi.

Ia mengaku mendapatkan sejumlah uang dari hasil penjualan lahan setengah hektar yang dimilikinya ke PT Pertamina. Uang tersebut sebagian digunakan untuk membeli mobil baru untuk kebutuhan sehari-hari. “Tanah saya 1/2 hektar, sebagian uangnya untuk membeli mobil,” katanya.

Salah seorang warga yang membeli mobil baru.

Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto mengatakan, dari hasil penjualan tanah itu rata-rata para warga mendapatkan uang sekitar Rp 8 miliar. Warga yang memiliki lahan empat hektar ada juga yang mendapat uang sebesar Rp 26 miliar.

Bahkan, warga Surabaya yang memiliki lahan di desa tersebut ada yang mendapat uang sebesar Rp 28 miliar. Rata-rata dapat uang Rp 8 miliar Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto mengatakan, dari hasil penjualan tanah itu rata-rata para warga mendapatkan uang sekitar Rp 8 miliar.

Warga yang memiliki lahan empat hektar ada juga yang mendapat uang sebesar Rp 26 miliar. Bahkan, warga Surabaya yang memiliki lahan di desa tersebut ada yang mendapat uang sebesar Rp 28 miliar.

Menurutnya, lahan yang digunakan untuk membuat kilang minyak tersebut cukup luas. Selain di Desa Sumurgeneng, PT Pertamina juga melakukan pembelian lahan di Desa Wadung dan Kaliuntu. Meski mendadak warganya menjadi kaya, namun, ia merasa khawatir karena uang tersebut kebanyakan untuk membeli kebutuhan konsumtif. “Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha,” kata Gihanto seperti dikutip dari surya.co.id, Rabu (17/2/2021).

Gihanto mengatakan, ratusan warga yang mendadak jadi miliarder tersebut banyak yang langsung membeli mobil baru. Bahkan, satu orang ada yang membeli tiga unit mobil sekaligus. “Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang, terakhir kemarin ada 17 mobil baru,” ujar dia. [ind]

Sumber: Surya.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *