Mendag Berharap Pasar Modal Tak Hanya Menjadi Sarana Investasi Lokal dan Asing Saja

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto berharap pasar modal Indonesia tak hanya menjadi sarana investasi lokal dan asing saja. Namun juga dapat menyediakan sumber pendanaan jangka panjang bagi pelaku ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kedepan, saya berharap akses pasar modal kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat diperluas sehingga membawa manfaat bagi perkembangan UMKM Indonesia. Jadi tidak cuma sarana investasi lokal dan asing tapi menyediakan sumber pendanaan jangka panjang,” tuturnya di Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Muat Lebih

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dari sisi pendalaman pasar keuangan, variasi produk pasar modal menurutnya, perlu diupayakan agar terus tumbuh sehingga jumlah dan kualitas investor domestik dapat meningkat.

Pada akhirnya, hal ini diyakini dapat berkontribusi menjaga stabilitas pasar keuangan secara keseluruhan.

“Hal lain yang juga penting adalah perlu terusnya dilakukan pengembangan instrumen pasar modal untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan kualitas SDM Indonesia agar lebih berdaya saing dalam menghadapi perubahan-perubahan di dunia. Penguatan SDM ini jelas sejalan dengan arah kebijakan Presiden Jokowi,” ucapnya.

Ia menambahkan, berbagai upaya literasi dan inklusi produk pasar modal juga diharapkan terus dilakukan kepada seluruh masyarakat dengan lengkap dan berimbang. Otoritas dan pelaku pasar modal menurutnya, juga harus terus berinovasi dan kreatif dalam menyediakan produk-produk investasi yang beragam sesuai kebutuhan investor.

Selain itu, Agus juga menyatakan, yang tidak kalah penting adalah perlindungan konsumen. Para pelaku pasar modal menurutnya harus mengedepankan market conduct dan didukung tata kelola yang baik. “Sehingga konsumen pasar modal dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.[ab]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *