Menteri LHK Siti Nurbaya Sebut Dari Awal Revitalisasi-nya Anies Sudah Menyalahi Aturan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehtanan mengaku tengah melakukan pemeriksaan terkait dengan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas).

Pemeriksaan itu dilakukan karena menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam prosesnya ada kesalahan prosedur yang dilakukan oleh Pemprov DKI.

Muat Lebih

Ia mengatakan, dalam melakukan revitalisasi Monas, Pemprov tidak mengacu kepada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka

“Kami lagi lakukan pemeriksaan. Jadi dari sisi prosedur saja ada kesalahan. Nanti didalam prosedur Keppres Nomor 25 tahun 1995 itu terlihat sekali indikasi bahwa pekerjaan yang secara fisik sudah dilakukan di Monas, itu tidak sesuai prosedur,” ujar Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Kementerian LHK kata Siti akan menganggap pemprov DKI sudah melakukan pelanggaran kerusakan lingkungan hidup. Dengan melakukan penebangan ratusan pohon di Monas. Maka dari itu, pihaknya akan mendalaminya.

“KLHK masuk karena kliatannya pekerjaan fisik yang sudah menebang pohon itu dari aspek lingkungan juga sedang didalami secara keahlian dalam kaitan dengan apakah ini masuk kepada kerusakan lingkungan,” ucap dia.

Tim Ditjen Gakkum Kementerian LHK kata Siti sudah bekerja. Mereka turun ke lapangan untuk melihat mekanisme perencanaan lingkungan proyek tersebut.

“Mereka sudah turun ke lapangan untuk melihat izin kegiatan yang direncanakan untuk revitalisasi Monas itu dalam kegiatan apa. Ada atau enggak pemberitahuannya, ada atau nggak mekanisme perencanaan lingkungannya. Nah kalau itu bermasalah, semua bisa kena pasal (sanksi),” ucap Siti.

Sementara itu, Siti mengapresiasi langkah tegas Ketua Komite Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Barat yang meminta revitalisasi itu dihentikan.

“Pak Mensesneg kan sudah minta sebagai komisi pengarah, revitalisasi Monas dihentikan,” kata Siti.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *