Ngeri…Tato Habib Husein Bikin Netizen Terperangah, Pantaskah Bib?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sosok Habib Husein Alatas, tersangka dugaan pencabulan  seorang perempuan berkedok pengobatan alternatif kembali menjadi buah bibir. Bukan lantaran kasusnya yang bikin heboh. Kehebohan justru karena ternyata si Habib memiliki tato di tanganya.

Tato tersebut seperti terlihat di tangan kiri Husein Alatas saat dia diperlihatkan di depan awak media, dalam gelar perkara di Polda Jumat, (20/12/2019). Tak ayal, tangan kanan Husein bertato perempuan itu menjadi viral di media sosial hingga mengundang beragam komentar sadis netizen.

Muat Lebih

Kata netizen, menyaksikan seseorang bergelar habib dan terlibat dugaan kasus pencabulan sungguh merusak agama. Apalagi yang bersangkutan punya tato bergambar perempuan. “Sungguh kah kelakuan seorang habib seperti ini. Pantaskah jika dia disebut habib? Atau memang hanya saya yang terlalu kudet,” kata salah satu akun@sean_378.

“Penasaran sama tatonya. Ternyata….,” timpal akun lainnya@hend***.

Komentar sadis netizen lainnya sebenarnya yang bersangkutan masih diragukan pengetahuan agamanya. “Eeeeaaa. Modal jubah langsung dipanggil habib,” balas akun lainnya@ bobbyro*******.

Ada juga yang mengatakan sudah jelas kasus dugaan pencabulan yang dilakukannya, ditambah lagi dia bertato sehingga tidak pantas dipanggil habib. “Udah, yang begitu mah jangan dipanggil habib lagi. Udah bukan habib itu,” cuit akun@racid*****

“Membuat malu agama. Dipanggil habib tapi badan bertatto dan hobi mesum. Ga pantas bangat,” tulis akun@mirah_*******.

 

Seperti diketahui, pada saat gelar perkara ini, polisi turut menghadirkan beberapa barang bukti kasus Habib Husein Alatas. Antara lain sepotong baju gamis dengan corak tulisan ‘LV’ warna hitam, sepotong pakaian dalam warna hijau toska, dan sepotong kerudung warna hitam.

Barang bukti tersebut milik korban yang digunakan pada saat kejadian. Husein Alatas atas dugaan pencabulan terhadap wanita berinisial R (37). Kasus ini terungkap setelah R melaporkan kejadian itu ke polisi pada 27 November 2019.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *