Nurdin Abdullah, Peraih Bung Hatta Anti Corruption Award yang Kena OTT KPK

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dilaporkan terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Makassar, Jumat malam (26/2/2021) WIB atau Sabtu Dini (27/2/2021) WITA .

Nurdin Abdullah merupakan Gubernur Sulsel ke-8. Dia menjabat sejak 5 September 2018, menggantikan Syahrul Yasin Limpo. Sebelumnya dia merupakan Bupati Bantaeng dua periode.

Muat Lebih

Selama menjadi gubernur maupun bupati, Nurdin Abdullah meraih berbagai penghargaan serta tanda bintang. Dia antara lain mendapatkan Tanda Bintang Jasa Utama Bidang Koperasi dan UKM dan Presiden RI tahun 2016.

Dari sekian banyak penghargaan yang dia raih, salah satunya adalah Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) pada tahun 2017.

Betti Alisjahbana, anggota Dewan Juri BHACA 2017 kala itu mengatakan, Nurdin Abdullah dipilih karena mempunyai komitmen yang sangat tinggi dalam membangun pemerintahan daerah yang bersih dari korupsi.

“Selama kepemimpinannya, perekonomian Bantaeng tumbuh pesat, pendapatan per kapita warga meningkat tajam, serta angka pengangguran turun drastis,” Betty dikutip dari Kompas.

Ini adalah penghargaan bagi insan yang dikenal oleh lingkungan terdekatnya sebagai pribadi-pribadi yang bersih dari praktik korupsi, tidak pernah menyalahgunakan kekuasaan atau jabatannya, menyuap atau menerima suap, dan berperan aktif memberikan inspirasi atau mempengaruhi masyarakat atau lingkungannya dalam pemberantasan korupsi.

Bung Hatta Award diselenggarakan oleh Perkumpulan BHACA yang berdiri pada 9 April 2003. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *