Pegawai KPK Ditemukan Meninggal di Gunung Sindur Bogor

  • Whatsapp

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial JS ditemukan meninggal dunia di rumahnya, tepatnya di Pamulang Hill 3 Tahap 2, Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pria tersebut diduga meninggal dunia karena sakit.

Kapolsek Gunung Sindur, AKP Birman Simanullang mengatakan, penemuan jasad JS diawali dari kecurigaan warga. Dimana korban tidak keluar dari rumahnya selama beberapa hari belakangan ini. Diketahui, korban baru pulang dari dinasnya di Medan.

Muat Lebih

“Informasi dari warga sekitar korban sudah mengurung diri di dalam rumah selama kurang lebih tiga hari setelah beliau pulang dari bekerja di Medan,” kata Birman, Minggu, (4/4).

Ditambah lagi, berdasarkan keterangan warga yang didapat Birman, korban juga sempat bertingkah tidak biasa kepada warga sekitar. Bahkan, warga yang ingin berkunjung ke rumahnya tak diperkenankan masuk.

“Korban tidak mau didekati warga yang biasa bercengkrama. Korban meminta tetangga yang akan masuk ke rumahnya menunggu di depan,” jelasnya.

Hingga akhirnya, sambung Birman, kecurigaan warga memuncak setelah korban tidak bisa dihubungi. Apalagi, korban tinggal seorang diri di rumahnya. Pada Sabtu (3/4) malam, warga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah korban. Dari situ, warga menemukan tubuh JS sudah terbujur kaku.

“Pada akhirnya kemarin warga mendobrak rumah korban karena korban sudah tidak bisa dihubungi dan diketok-ketok pintu rumahnya tidak ada tanggapan. Setelah didobrak diketahui korban sudah terbujur kaku di dalam rumah,” ungkapnya.

Setelah melihat pegawai KPK aktif itu sudah meninggal dunia, warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Sindur dan korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Serpong. Birman mengatakan, diduga korban meninggal dunia karena sakit.

Menurut informasi dari warga sekitar, lanjutnya, korban memiliki riwayat penyakit TBC. Sehingga korban diurus dengan protokol kesehatan oleh petugas medis, sesuai dengan permintaan keluarga dan rekan kerja korban di KPK.

“Korban diurus dengan protokol kesehatan oleh petugas medis dari RS Hermina Serpong sesuai permintaan pihak keluarga dan rekan kerja korban di KPK. Menurut informasi warga sekitar dan rekan kerja di KPK korban punya riwayat penyakit TBC,” ujarnya. [ind]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *