Pemprov DKI Jakarta Dukung Penuh “Operasi Keselamatan Jaya 2021” Polda Metro Jaya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM — Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mewakili Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Jaya 2021” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (12/4).

Apel Operasi Keselamatan Jaya 2021 ini melibatkan berbagai unsur elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan terkait keputusan larangan mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Operasi Keselamatan Jaya 2021 akan dilaksanakan pada 12-25 April 2021.

Muat Lebih

Dalam kesempatan itu, Wagub Ariza mengapresiasi dan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh kesiapan serta pelaksanaan operasi/progam yang diadakan dalam rangka menekan laju penyebaran dan pengendalian wabah COVID-19.

“Kami atas nama Pemprov DKI Jakarta menyambut baik dan bersyukur atas pelaksanaan operasi ini, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 dan menjaga keselamatan warga di jalan pada Ramadan. Kami yakin bersama jajaran TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, kita bisa beribadah dengan aman dan mencegah warga mudik. Bagi ASN akan mendapatkan sanksi,” ujar Wagub Ariza.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan mengenai larangan mudik Lebaran 6 – 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan dalam rangka pengendalian wabah COVID-19 dan menekan laju penyebarannya. Larangan tersebut dalam rangka menekan laju penyebaran virus corona (COVID-19). Aturan larangan mudik ini tertuang detail dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Permenhub RI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Lebih lanjut, Wagub Ariza mengimbau agar warga Jakarta diminta sebisa mungkin tetap beraktivitas di rumah, dan keluar rumah hanya untuk keperluan yang sifatnya mendesak dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19, mengingat pandemi COVID-19 masih mengkhawatirkan. Ia menyatakan, program yang digagas Polda Metro Jaya itu sangat baik.

“Pagi ini kita melaksanakan apel. Kita melihat keseriusan jajaran, aparat mendukung program pemerintah pusat, gugus tugas, dan kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyatakan, melalui operasi Keselamatan Jaya 2021, pihaknya ingin masyarakat tetap bisa melaksanakan ibadah di Bulan Ramadan, seperti sahur dan tarawih dengan khusyuk, serta selamat di perjalanan, dan terhindar dari penularan COVID-19. Dalam melaksanakan ibadah puasa, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi tentang protokol kesehatan COVID-19.

“Kegiatan-kegiatan tidak penting seperti SOTR yang bergerombol, berkerumun, kebut-kebutan, yang tidak ada nilai ibadahnya, kami akan larang. Sesuai dengan surat edaran gugus tugas dan menteri agama, lebih baik melaksanakan sahur dengan keluarga inti di rumah. Inilah tujuan dari operasi kepolisian keselamatan jaya ini. Di dalamnya akan dilaksanakan sosialisasi secara masif tentang imbauan tidak mudik. Yok di Jakarta Aje untuk tahun ini. Kita tunda ke tahun depan. Tanggal 6-17 Mei moda transportasi umum dilarang beroperasi. Akan ada operasi dari kepolisian,” tandasnya. (IND)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *