Pemprov Jabar Dapat Lampu Hijau Menteri Terawan Terapkan PSBB di Bodebek

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hari ini Sabtu (11/4/2020) resmi mengantongi izin dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Kepastian itu dibenarkan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto.

Muat Lebih

“Iya sudah disetujui Menteri Kesehatan (PSBB),” kata Yurianto kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020).

Yuri menyebut wilayah yang ditetapkan PSBB di Jawa Barat sudah sesuai dengan yang diajukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Yaitu Bogor, Depok, dan Bekasi.

“Sesuai surat Gubernur Jabar,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, surat permohonan PSBB Bodebek berharap keputusan akan keluar dalam satu atau dua hari mendatang.

“Surat dari lima kepala daerah (Bodebek) sudah masuk ke kami (Pemprov Jabar) kemudian kami rekap dan hari ini Pemda Provinsi Jabar mengajukan PSBB untuk lima wilayah Bodebek. Nanti akan di-review oleh Kementerian Kesehatan mudah-mudahan sehari atau dua hari keluar keputusannya,” kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Sementara itu, Pemerintah Kota Bekasi kemungkinan besar akan menerapkan sistem PSBB mulai Rabu (15/4/2020).

“Kan DKI mengajak bersama dengan kita, Bogor dan Depok,” ucap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Jumat (10/4/2020).

Pelaksanaan PSBB di Bekasi akan berlaku selama 14 hari. Namun PSBB masih bisa diperpanjang apabila penyebaran virus corona menurun di Bekasi.

Dia menambahkan, warga terdampak corona juga akan mendapatkan bantuan dari Pemkot Bekasi. Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan warga yang berhak menerima bantuan. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *