Pengacara Warga Penggugat Gubernur Anies Sebut Ada Pihak Yang Intimidasi Korban Banjir Jakarta

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Didepan majelis hakim persidangan anggota tim advokasi gugatan class action korban banjir Jakarta 2020, Azas Tigor Nainggolan, menyebut  ada intimidasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu hingga menyebabkan tiga wakil korban banjir DKI Jakarta absen dalam sidang perdana hari ini. Saat ditanya siapa yang melakukan intimidasi itu, Tigor enggan mengungkapkannya.

“Jadi tadi ada imbauan supaya mereka mencabut (gugatan), dengan begitu jadi ada perasaan tertekan terhadap perwakilan class tersebut. Sehingga belum berani untuk muncul,” kata Tigor kepada Ketua Majelis Hakim, Panjir Surono dalam Sidang, Senin (03/02/2020).

Muat Lebih

Tigor meminta waktu dua pekan hingga sidang berikutnya pada 17 Februari, untuk menghadirkan tiga wakil sisanya. Tigor juga belum memastikan apakah akan menghadirkan tiga nama sesuai nama yang tercantum dalam register sidang atau menggantinya.

Sebelumnya majelis hakim persidangan memutuskan menunda persidangan lantaran tiga dari lima korban banjir yang menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa datang. Dua perwakilan korban banjir yang datang dalam persidangan hanyalah Syahrul Iskandar Hakim (45) wakil masyarakat korban banjir Jakarta Pusat dan Syahrul Parta Wijaya (56) wakil masyarakat banjir Jakarta Utara.

Gugatan class action terhadap Gubernur Anies ini sendiri diinisiasi oleh 243 warga korban banjir Jakarta 2020. Gugatan tersebut teregister dengan nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst.

Warga menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lalai menjalankan tugasnya dalam penanganan banjir. Dalam gugatan class action ini, warga menuntut kerugian senilai Rp 42 miliar kepada Pemprov DKI Jakarta.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *