Pohon Pisang di Indonesia Jadi Bahan Baku Dollar AS

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Uang atau duit. Siapa yang nggak tahu. Anak ingusan aja ngerti banget ama duit mah. Duit umumnya berbentuk logam dan kertas. Pada umumnya, uang logam dibuat dari berbagai mineral yang ditempa sedemikian rupa dengan motif dan bentuk tokoh-tokoh negara beserta nominalnya. Sedangkan uang kertas dibuat dengan bahan baku kapas.

Tetapi berbeda dengan uang dollar AS yang dibuat dari bahan baku pohon pisang. Hal tersebut tentu membuat dollar AS berbeda dari yang lain. Melansir UangIndonesia.com dan berbagai sumber, dollar AS ternyata menggunakan bahan baku pohon pisang abaka. Bagian yang digunakan untuk pembuatan dollar AS yaitu bagian seratnya.

Muat Lebih

Pohon pisang abaka yang mirip dengan pohon pisang pada umumnya. Meskipun demikian, tetapi serat pohon pisang abaka memiliki manfaat yang berbeda dari yang lain. Pisang yang berasal dari Filipina memiliki nama ilmiah Musa textilis. Pisang abaka tumbuh subur di negara Filipina.

Tak hanya tumbuh di Filipina, pisang ini juga tumbuh subur di Sulawesi Utara, tepatnya di Desa Esang, Kecamatan Esang, Kabuoaten Kepulauan Talaud. Selain itu, pisang abaka juga dapat ditemui di kawasan Pegunungan Gampong Suak Buluh, Kecamatan Simeulue Timur, Aceh.

Kualitas dan kuantitas pisang abaka di Indonesia tak dapat diragukan lagi. Produksi pisang abaka di Talaud menempati urutan terbesar kedua di dunia setelah Filipina. Tak hanya kuantitas saja, kualitasnya juga menempati urutan kedua. Sedangkan kualitas terbaik pertama masih tetap dipegang oleh negara asal pisang abaka, Filipina.

Tak hanya sebagai bahan baku dolar AS, serat pisang abaka ini dapat pula dijadikan sebagai bahan utama industri tekstil seperti kain, karpet, dan lainnya. Selain itu, benda-benda seperti kertas, tisu, kantong teh celup, dan tali kapal raksasa pun dapat dibuat dengan bahan ini.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *