Polda Banten Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Badak Cula Satu di TNUK

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Jajaran Personel Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Banten, meringkus dua warga yang diduga pelaku pembunuhan Badak Cula Satu di Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jum’at (26/4/2024).

Kedua pelaku yang ditangkap tersebut yaitu, YP (41) warga Matraman, Jakarta Timur dan WY (71) warga Kenjeran, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Muat Lebih

“Penangkapan kedua pelaku merupakan pengembangan dari tersangka lain yang sebelumnya ditangkap. Peran YP dalam kasus ini, sebagai penjual Cula Badak. Sedangkan WY, pembelinya,” kata Wadir Reskrimum Polda Banten, AKBP Dian Setyawan, saat Konferensi Pers di Mapolda Banten, Jumat (26/4/2024).

Berdasarkan pengakuan Sunendi, ia telah memburu enam badak di TNUK, Pandeglang. Empat cula badak hasil buruannya dijual melalui E atau Yogi, seharga Rp 200 juta hingga Rp 300 juta lebih.

Cula badak keenam diperjualbelikan oleh Yogi dan Willy di Hotel Jayakarta. Transaksi ini dibuktikan dengan slip transfer sebesar Rp 525 juta, dengan Yogi menerima Rp 5 juta sebagai upahnya.

“Uang hasil penjualan lainnya dikirimkan kembali kepada N (Sunendi),” ungkap Dian.

“Kasus ini sudah menemukan pelakunya, mulai dari pemburu, penjual, hingga pembeli,” tegasnya.

Yogi ditangkap pada 17 Maret 2024 di kontrakannya di Jakarta Timur, sedangkan Willy diringkus pada 23 April 2024 di Pademangan, Jakarta Utara.

Atas perbuatannya, Yogi dan Willy dijerat Pasal 40 ayat 2 juncto Pasal 21 ayat 2 Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan penangkapan Yogi dan Willy menjadi bukti komitmen Polda Banten dalam memberantas perburuan badak Jawa yang terancam punah.

“Diharapkan penangkapan ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan menyelamatkan populasi badak Jawa yang semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *