Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka Kasus Kerajaan Palsu “King of The King”

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus “King of The King” atau Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) di Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, keduanya dijadikan tersangka berdasarkan dari adanya laporan dari masyarakat. Kemudian dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

Muat Lebih

“Sekarang ini dua tersangka. Sementara kami lakukan pemeriksaan di Mapolres Kota Tangerang. Kita tunggu saja hasilnyaa seperti apa, apakah langsung ditahan atau apa, nanti disampaikan,” kata, di Mapolda Metro Jaya.

Berdasarkan dari  hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik kepolisian, dua tersangka tersebut dikenakan Pasal 14 dan 15 UU Nomro 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong.

“Kemarin sudah dilakukan gelar perkara dan sudah memenuhi unsur-unsur persangkaan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah spanduk yang memuat tulisan kerajaan abal-abal mirip Agung Sejagat muncul di Kota Tangerang.

Spanduk berwarna biru berukuran sekitar 1 x 1,5 meter tersebut muncul di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Spanduk tersebut bertuliskan “KING OF THE KING. YM SOEKARNO. MR. DONY PEDRO”. Di bagian bawahnya juga terdapat tulisan yang mengklaim bahwa kerajaan tersebut akan bekerja sama dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI yang disebut terbentuk untuk melunasi utang negara.

Tidak hanya itu, spanduk itu juga menyertakan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta memasang foto Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *