PUPR Kebut Penataan Kawasan Venue Jelang PON XX Di Papua

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Mendekati pelaksanaan PON XX di Papua pada Oktober tahun ini, Kementerian PUPR tengah menyiapkan penataan di area venue Aquatik dan ISTORA Papua Bangkit. Penataan itu dilakukan di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket serta Lapangan Hockey di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyelesaian pembangunan venue olahraga ditargetkan tepat waktu. Sehingga siap dilaksanaan untuk penyelenggaraan PON XX di Papua yang berlangsung pada 20 Oktober – 2 November tahun 2020.

Muat Lebih

“Pembangunan prasarana dan sarana untuk PON XX 2020 di Papua harus sangat cermat mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya,” kata Menteri Basuki dalam siaran persnya (19/1).

Progres pekerjaan penataan kawasan Kampung Harapan saat ini masih dalam proses penentuan pemenang lelang. Sedangkan PT Virama Karya sebagai konsultan dengan nilai kontrak Rp 3.81 miliar.

Selain venue Aquatic dan ISTORA Papua Bangkit, Kawasan Olahraga Kampung Harapan seluas 32 hektar juga dibangun sejumlah fasilitas pendukung. Seperti, wisma atlet, kawasan komersial, velodrome, BMX Track, lapangan latihan/pemanasan, zona aman stadion, dan area parkir.

“Di kompleks ini juga tengah dibangun Stadion Utama Papua Bangkit yang dilengkapi papan skor, peralatan sistem waktu, dan lampu LED standar FIFA, dengan kekuatan 1.800 Lux.

Sementara untuk penataan kawasan Doyo Baru sudah mulai dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Cahaya Bina Karya sejak kontrak per 4 Desember 2019 dengan anggaran sebesar Rp 64,9 miliar. Sedangkan untuk Konsultan MK dikerjakan PT Ciriajasa Engineering Consultant per 20 Desember 2019 dengan biaya sebesar Rp 2,45 miliar.

Di Kawasan Olahraga Doyo Baru juga dilengkapi sejumlah fasilitas. Duantaranya ; kantor, sekolah, utilitas, wisma putri dan putra, GOR renang, lapangan tenis, basket, volly, futsal, ampitheater, danau, rumah dinas, pujasera, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Penataan kawasan ini diantaranya meliputi persiapan, pembersihan, pembangunan barak pekerja, dan gudang. Hingga 17 Januari 2020, progres fisik penataan mencapai 0,14 persen,” ujarnya. [pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *