Siapkan Dua RS Rujukan, Kota Tangsel Waspadai Penyebaran Virus Corona

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai penyebaran virus Corona, yang mewabah di China. Saat ini, pihak Pemkot Tangsel terus memonitor riwayat penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta. Disisi lain, jika ada ditemukan pasien suspect, akan dirujuk langsung ke dua RS yang ada di Banten.

“Ibu walikota (Airin), sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel untuk mewaspdai wabah corona,” kata Benyamin Davnie, kemarin.

Muat Lebih

Benyamin meneagskan pihaknya juga sudah berkomunikasi dan berkordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta terkait indikasi penumpang tiba, yang terindikasi penyakit tersebut.

“Kordinasi dan pengecekan di sana (Bandara) sudah kami lakukan, artinya kalau ada berita misal masyarakat baru mendarat terjangkit wabah corona kemudian ikuti riwayatnya, kalau misal berbatasan dengan Tangsel kita lakukan aksi tertentu,” tandasnya.

Meski begitu, secara detail Benyamin juga belum mengetahui pasti apa penyebab dan penanganan pada pasien terjangkit virus tersebut.

“Kita lagi minta juga apa aja sih yang harus dilakukan kalau ada wabah corona, langkah apa saja dari aspek apa saja yang dilakukan,” katanya.

Dia memastikan Tangsel belum menerima adanya laporan dan temuan, warga terjangkit penyakit mematikan itu.

“Sampai saat ini belom ada laporan indikasi wabah corona di Tangsel, pengecekan belum perlu,” ujarnya.

Diakuinya, saat ini penanganan kegawatdaruratan untuk penyakit dengan penanganan isolasi khusus belum dimiliki Pemkot Tangsel.

“Itu sedang kita persiapan, itu harus ada ruang isolasi, itu harus disiapkan. Jadi kita stand by siap prepare saja, kita daerah perbatasan khawatir kalau itu terjadi,” tambahnya.(azh)

Sementara itu, Pelaksana tugas Direktur Utama (Dirut) RSU Tangsel, Umi Kulsum, mengatakan, pihaknya siap menerima pasien terduga  terserang virus corona.

Namun begitu, pasien hanya akan diberi penanganan awal, dan jika terbukti akan langsung dirujuk.

Penanganan pasien yang terserang virus mematikan itu membutuhkan ruang isolasi dengan spesifikasi tertentu. “Kita tidak menyiapkan ruang isolasi khusus, karena itu kan spesifik ya,” ujar Umi.

Untuk wilayah Banten, ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan, yakni RSUD Tangerang dan RSUD Serang.

“Kita langsung rujuk ke RSUD Tangerang dan RSUD Serang, karena mereka yang tipe B kan,” ujarnya.

Umi memastikan, sampai saat ini belum ada pasien  terjangkit corona. Meski begitu, Umi sudah memerintahkan tim kesehatan dari dokter hingga perawat untuk tetap waspada.

“Sampai saat ini Alhamdulillah enggak ada, yang suspect enggak ada, yang dicurigai pun enggak ada,” jelasnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *