Tangkap Ari Askhara Sekarang jadi Tranding Topik, Netizen Ingin Eks Garuda Cepat Dibui

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dunia maya dihebohkan dengan kemunculan hastag #TangkapAriAskharaSekarang. Bahakn netizen mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengadili mantan bos Garuda tersebut.

Berdasarkan penelusuran, hastag tersebut menduduki posisi teratas tranding topik di Twitter. Lebih dari 12 ribu cuitan menggunakan tagar tersebut.

Muat Lebih

Netizen yang geram dengan aksi Ari Askhara mendesak agar Jokowi segera turun tangan menyelesaikan kasus tersebut hingga tuntas. Mereka meminta agar Ari Askhara diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus udah lama tapi nggak ditangkap tuh dirut kancut,” kata @tukangsambaaat.

Buat apa kaya kalo itu harta diperoleh dari merampok Negara yang hakikatnya milik rakyat jelata. Itu namanya orang miskin yang gak sabaran! Tangkap sekarang atau parasit itu tetap tumbuh di Garuda!” cuit @alambatas.

Kasusnya jangan cuma hangat-hangat tahi ayam,” ungkap @madekusuma10.

Jangan diawal aja ngegas, tapi diujung kendor kayak macan mengaum ternyata giginya ompong,” tutur @ervianty74.

Tidak cukup hanya dengan pemecatan tapi #TangkapAriAskharaSekarang, proses hukum adalah keharusan. Bagaimana mewujudkan BUMN yang bersih jika internalnya kotor dan pecinta lendir?” ujar @xeraphyne.

Ari Askhara sendiri telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Dirut Garuda Indonesia sejak 5 Desember 2019. Pencopotan jabatan Ari Askhara dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Alasan pencopotan jabatan Ari Askhara dilakukan lantaran ia kedapatan menyelundupkan onderdil Harley Davidson Softail Shovelhead klasik dan sepeda Brompton seri Explorer dalam pesawat Airbus A330-900 Neo yang baru dibeli.[ab]

Pos terkait


Deprecated: file_exists(): Passing null to parameter #1 ($filename) of type string is deprecated in /home/indr1778/public_html/bengkulu/wp-includes/comment-template.php on line 1616

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *