Telp Genggam Peneror Novel Baswedan Diselidiki di Labfor Polri

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Polri sedang menyelidiki lebih lanjut mengenai kasus penyiraman penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang melibatkan dua anggota aktif Polri. Barang bukti berupa telepon genggam milik tersangka tengah diselidiki ke laboratorium forensik (Labfor) Polri.

“Handphone dari kedua tersangka sudah dikirim ke labfor. Dan kita [akan] lihat di sana apa yang harus labfor sampaikan ke penyidik berkaitan dengan handphone kedua tersangka,” kata Karo Penmas Mabes Polri Argo Yuwono di Mabes Polri, Selasa (31/12/2019).

Muat Lebih

Lebih lanjut Argo juga menyampaikan kemarin pihak penyidik Polri kembali melakukan pemeriksaan tambahan kepada kedua tersangka. Namun dia tak merinci terkait temuan dari pemeriksaan tersebut.

Hingga ini polisi belum mengetahui motif hingga kronologi atas apa yang dilakukan RM dan RB dalam penyiraman kepada Novel Baswedan. “Kemarin penyidik ada (pemeriksaan) tambahan terhadap kedua tersangka. Di mulai dari jam 9 (pagi) sampai jam 4 sore,” tambahnya.

Diketahui, Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mata Novel pun rusak sehingga dia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017. Novel merupakan penyidik senior KPK yang menangani sejumlah kasus korupsi kakap antara lain e-KTP.

Kemudian pada Kamis (26/12/2019) Polri menangkap dua pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

”Beberapa waktu lalu tim teknis menemukan informasi signifikan dan kami dalami. Tadi malam tim teknis dan Korps Brimob telah melakukan penangkapan,” kata Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.{asa}

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *