Ternyata, Gegara Anies Sering Di-Bully Alasan Zikria Lampiaskan Kesal Hina Risma

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Ibu rumah tangga yang menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini melalui laman media sosial facebooknya sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan Polrestabes Surabaya, paska ditangkap di daerah Bogor, Sabtu, (31/1/2020).

Dibalik tulisan “julidnya” kepada Risma, terungkap jika IRT dengan akun FB bernama Zikria Dzatil (43) kesal atau terpancing lantaran Gubernur Anies Baswedan kerap dibully netizen. Ia pun mengaku menyesali perbuatanya.

Muat Lebih

Hal itu terungkap saat Zikria dihadirkan ke hadapan awak media oleh Polrestabes Surabaya kemarin. Mengenakan baju tahanan, Zikria yang  awalnya lancar mengucapkan salam ‘Assalamualaikim’, tak berapa lama menangis sesenggukan menceritakan betapa dirinya harus menerima konsekwensi akibat tulisannya yang diunggah 16 Januari lalu.

Ia kerap diteror hingga berdampak pada psikologis anak-anaknya. “Motifnya pelaku sakit hari karena Gubernur DKI Jakarta (Anies) sering di-bully,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran kepada wartawan saat rilis perkara, Senin (3/1/2020).

Sudamiran mengatakan meski bukan warga Jakarta, pelaku mengaku sakit hati karena di media sosial Anies sering dibully soal banjir. Untuk itu, ia melampiaskan dengan membalasnya juga di media sosial. “Dia warga Bogor. Tapi ngakunya sakit hati karena Anies sering dibully soal banjir,” tegasnya.

Sementara saat dihadirkan di hadapan awak media, Zikria mengakui kesalahannya. “Assalamualaikum, saya Zikria sangat menyesali apa yang saya lakukan ini karena pada dasarnya saya tidak pernah berniat untuk menghina Bunda Risma, hanya karena dunia maya-lah yang membuat saya terpicu penghinaan satu sama lain yang dituju pada saya pada saat bermain di dunia maya,” kata Zikria di Polrestabes Surabaya.

“Tapi saya berusaha untuk menunjukkan pada diri saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya yang pikirkan. Mohon maafkan saya atas kelakuan yang saya perbuat. Saya cuman IRT biasa, sampai saya ketakutan anak-anak saya diteror, diancam. Saya sendiri di-bully, ini cukup pelajaran buat saya, terlebih lagi terhadap Bunda Risma,” imbuhnya.

Secara khusus dia menyampaikan permohonan maaf kepada Risma. “Saya mohon maaf bunda. Saya mohon maafkan saya atas kelakuan saya perbuat.” ucapnya sesenggukan.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *