Tim Advokasi Novel Mencurigai Ada Kejanggalan Penangkapan Pelaku Penyiraman Air Keras

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Kepolisian sudah menangkap pelaku penyerangan air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis Malam, 26 Desember 2019, di Cimanggis, Depok. Mereka yang ditangkap adalah anggota polisi aktif berinisial RM dan RB dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait dengan berita penangkapan anggota aktif ini, Tim Advokasi Novel Baswedan mendesak Polri untuk mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa penyerangan. Anggota Tim Advokasi Novel, Alghiffari Aqsa meminta agar polisi tidak berhanti pada pelaku di lapangan, siapa dalang dibelakangnya harus bisa diungkap.

Muat Lebih

“Kepolisian harus segera mengungkap jendral dan aktor intelektual lain yang terlibat dalam kasus penyiraman dan tidak berhenti pada pelaku lapangan,” kata anggota Tim Advokasi Novel, Alghiffari Aqsa dalam siaran pers.

Sebab kata dia, tidak mungkin pelaku hanya berhenti kepada dua pelaku ini. Pasalnya dari hasil tim gabungan yang dibentuk oleh polri sebelumnya menyimpulkan, penyerangan yang dialami oleh Novel ini berkaitan dengan pekerjaannya sebagai penyidik di KPK.

Karena pada saat itu, Novel sedang menangani enam kasus besar di KPK.

“Tidak mungkin pelaku hanya berhenti di dua orang ini. Oleh karena itu perlu penyidikan lebih lanjut hubungan dua orang yang saat ini ditangkap dengan kasus yang ditangani Novel/KPK,” ujar Alghiffari.

Apalagi, beredar isu yang menyebutkan dua pelaku itu bukan ditangkap melainkan menyerahkan diri. Ini menurut Algiffari ada kejanggalan dalam penangkapan kedua pelaku. Kalau pun benar informasi tersebut, polisi harus bisa memastikan pelaku ini benar-benar menyerahkan diri, bukan sedang memasang badan untuk melindungi pelaku lainnya.

“Kepolisian harus mengungkap motif pelaku tiba-tiba menyerahkan diri, apabila benar bukan ditangkap. Dan juga harus dipastikan bahwa yang bersangkutan bukanlah orang yang ‘pasang badan’ untuk menutupi pelaku yang perannya lebih besar,” kata Alghiffari.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *