Viral Video Pemuda Tak Terima Ditegur dan Lawan Petugas, Kini Meringkuk di Tahanan Polsek Jonggol

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Beredar video yang menggambarkan seorang pemuda melawan petugas polisi saat masuk ke cek poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ruas jalan di Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peneguran pemuda yang tak terima saat diminta menggunakan masker itu berujung pemukulan terhadap relawan Karang Taruna.

Awalnya pemuda tersebut dihentikan di cek poin oleh Aparat Kepolisian dan Karang Taruna. Pemuda itu diperingati menggunakan masker dengan benar. Namun, dia justru bersikap tak kooperatif dan menantang petugas.

Muat Lebih

Pemuda itu berusaha tancap gas melarikan diri, namun dipegangi oleh polisi. Nada bicaranya kian tinggi, lantas terjadi adu mulut. Pemuda tidak terima ditegur petugas ini lantas ngotot mengaku bahwa dirinya terburu-buru ingin menjemput orang tua.

“Rek ngomong-ngomong buruan, aing rek jemput kolot (mau bicara-bicara, saya mau jemput orang tua),” kata si pemuda.

Lantas terdengar juga seorang yang merekam itu memukasnya. “Viral yeuh viral yeuh,” katanya.

Saat pemuda berusaha menantang petugas polisi itu, salah seorang Karang Taruna di sekelilingnya berusaha mengedukasi sambil meredam ulahnya bermaksud agar pemuda itu tidak terus melawan petugas sembari memegangi tangannya.

“Jangan begitu, ini petugas jangan dilawan, sebentar saja,” kata Karang Taruna.

Bukannya mendengar, pemuda itu justru berusaha kembali tancap gas dan kembali ditahan oleh petugas. Pemuda itu pun bergegas mencabut kunci motornya, sejurus kemudian berusaha memukul polisi. Sambil mengamuk dan melontarkan kata-kata kasar, tubuh pemuda itu dipegangi oleh para Karang Taruna.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Sabtu, (9/5/2020). Saat itu personel Polsek Jonggol, Aiptu Ilyas, bersama dengan petugas PSBB lainnya yang berjumlah 18 personel dan dibantu Karang Taruna, sedang melakukan pengawasan terhadap pengguna jalan raya yang melintasi check point PSBB, Rawa Bebek, Jonggol.

“Pada saat itu, Aiptu Ilyas melihat ada seorang pengendara motor yang tidak memakai masker dari arah Cileungsi menuju Jonggol, lalu memberhentikannya untuk menegur terkait penggunaan masker yang tidak dipakai ketika berkendara pada saat pelaksanaan PSBB,” jelas Roland, Ahad (10/5/2020).

Roland mengatakan, pemuda pengendara motor asal Jonggol itu merasa tidak menerima teguran yang disampaikan oleh Aiptu Ilyas. Sehingga mencoba melarikan diri dengan menarik gas motornya. Namun hal tersebut bisa digagalkan oleh Aiptu Ilyas dan petugas lainnya.

“Karena kesal akhirnya MS turun dari motor dan langsung menyerang Aiptu Ilyas dengan maksud akan melakukan pemukulan, namun tidak berhasil karena dapat diadang oleh Aiptu Rahmat dan Ketua Karang Taruna serta petugas PSBB lainnya,” kata Roland.

Setelah berhasil diadang dan dapat ditenangkan oleh para petugas, MS kemudian disuruh balik arah oleh Aiptu Ilyas. Pada saat itu juga MS putar arah. Rupanya, rasa kesal pemuda ini masih membuncah. MS kembali datang sekitar pukul 16.00 WIB ke lokasi. Alasannya, ingin berdamai dengan petugas polisi dan anggota Karang Taruna.

MS menghampiri salah seorang anggota Karang Taruna berinisial AIS dan merangkulnya ke belakang pos check point. Tak basa-basi, MS langsung menghantam wajah anggota Karang Taruna itu.

“Ketika saudara MS dan saudara AIS bertemu dan mencoba berdiskusi di belakang pos check point, MS ini secara tiba-tiba memukul AIS di bagian wajah hingga mengakibatkan luka lebam dan sobekan pada bagian mata sebelah kanan,” ujar Roland.

Saat ini, pemuda tersebut sudah diamankan di Polsek Jenggol. Pelaku dijerat pasal penganiayaan. Polisi tengah mendalami motif pelaku yang terbukti menyerang petugas dan anggota Karang Taruna setempat. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *